Pembangunan pos intai ini bertujuan untuk melindungi wilayah jajahan Belanda dari ancaman Jepang.
Baca Juga: Wakapolres Bengkayang Minta Masyarakat Bumi Sebalo Waspada Terhadap Bencana Banjir
Hingga kini, Pos Intai Vandering tetap terjaga dan dilestarikan sebagai bagian dari sejarah.
Selain itu, Tikungan Vandering telah menjadi kawasan pariwisata bersejarah, di mana masyarakat, baik muda maupun dewasa, menjadikannya sebagai tempat berfoto.
Keindahan alam di sekitar Tikungan Vandering sangat terjaga. Pengendara juga akan merasakan sensasi berkendara di jalan yang berkelok-kelok. ***
Artikel Terkait
Jembatan Penghubung Pontianak-Bengkayang di Desa Tunang Ambruk, Lalu Lintas Lumpuh Total!
Darwis-Rizal Resmi Daftar ke KPU Bengkayang, Didukung 10 Partai Besar
Pemberdayaan Guru SMP di Bengkayang: FKIP Untan Gelar Lokakarya Penggunaan Aplikasi Teknologi
Logika Memilih Calon Tunggal dalam Pilkada, Tantangan Kotak Kosong di Kabupaten Bengkayang, Hal Ini yang Perlu Dilakukan Warga
Kecelakaan Maut di Bengkayang, Truk Tabrak Pejalan Kaki Sebabkan Perempuan Paruh Baya Meninggal Dunia
Detik-Detik Menegangkan, Kecelakaan Mematikan Menyebabkan Seorang Kakek Meninggal di Sungai Raya Bengkayang