PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan, yang dihadiri oleh sembilan pemerintah kota se-Kalimantan, telah menghasilkan delapan rekomendasi penting.
Acara ini melibatkan Pemerintah Kota Pontianak sebagai tuan rumah, bersama dengan Pemerintah Kota Bontang, Singkawang, Palangkaraya, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Tarakan, dan Banjarbaru.
Direktur Eksekutif Apeksi, Alwis Rustam, juga turut hadir dalam Raker tersebut.
Berikut ini adalah delapan rekomendasi hasil Rapat Kerja Komwil V Apeksi Regional Kalimantan:
-
Percepatan Transportasi Kalimantan: Mendorong terwujudnya percepatan transportasi darat dan udara di jalur sembilan kota di Kalimantan. Selain itu, mendorong Pemerintah Pusat, khususnya Menteri Perhubungan RI, agar membuka rute penerbangan antar kota di Kalimantan.
-
Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi: Mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi untuk menghasilkan rencana aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang rasional, terukur, dan dapat diwujudkan.
-
Penguatan Ketahanan Iklim: Mendorong pembangunan berketahanan iklim di Indonesia dengan menitikberatkan pada penguatan ketahanan infrastruktur, teknologi, tata kelola pendanaan, dan peningkatan kapasitas dari seluruh daerah.
-
Resiliensi terhadap Perubahan Iklim: Mewujudkan peningkatan resiliensi terhadap perubahan iklim yang memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kapasitas dalam menyongsong Indonesia emas 2045.
-
Peningkatan Basis Pengetahuan: Terus memperkuat basis pengetahuan melalui pengembangan kegiatan riset teknologi dan informasi terkait perubahan iklim serta dampaknya terhadap berbagai kebijakan.
-
Ketahanan terhadap Bencana dan Perubahan Iklim: Mendorong ketahanan terhadap bencana dan perubahan iklim, mencakup penguatan pangan, ketahanan air, energi, sektor kelautan, dan pesisir, serta transformasi kesehatan.
-
Fokus Pemimpin Pusat dan Daerah pada Ketahanan Iklim: Mendorong pemimpin pusat dan daerah untuk selalu fokus pada ketahanan iklim melalui sosialisasi, pewarisan nilai-nilai, dan penyadaran bersama untuk menjaga kekuatan negara terhadap perubahan cuaca.
-
Kolaborasi dan SDGs: Mengatasi tantangan kolaborasi dan upaya melegalkan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada golongan ke-13 yang berkaitan dengan penanganan perubahan iklim.
Artikel Terkait
Kumpulan Warung Kopi Legendaris di Pontianak
5 Kedai Kopi di Pontianak yang Harus Dikunjungi
Kisah Pahit TKW Asal NTT Hamil 3 Bulan, Korban Agen Ilegal Meninggal Dunia di Pontianak
Pasar Rakyat Parwasal Diresmikan, Wujud Nyata Pemkot Pontianak Tingkatkan Ekonomi, Lokasinya Tak Jauh dari Pasar Puring Siantan
Kebakaran Menghanguskan Empat Rumah Dinas Perwira TNI AD Kodam Tanjungpura di Dua Lokasi Berbeda di Pontianak
UMR Pontianak 2024 Naik Menjadi Rp 2.840.206, Begini Kata Wali Kota Edi Rusdi Kamtono
Bea Cukai Lelang Mobil BMW Hasil Sitaan di Pontianak, Ini Harganya. Baca sampai Habis Ada Syarat untuk Peserta Lelang