PONTIANAKGLOBE -- PT Timah Tbk, merehab rumah salah satu warga di wilayah operasional perusahaan yang hampir roboh terdampak bencana dan termakan usia di Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat.
Rumah milik Herman di Desa Belo Laut hampir roboh karena kayu penyangga rumah hampir tumbang. Selain itu, atap rumah terbuat dari pohon rumbia sudah terlihat rusak sehingga tidak layak ditempati.
"Dengan penghasilan tidak menentu, tidak bisa berbuat banyak memperbaiki rumah. Terimakasih PT Timah sudah memperbaiki rumah kami," kata Herman dari siaran pers PT Timah Tbk dikutip Pontianak Globe, Selasa (24 Januari 2023).
Sementara itu, rumah lain yang diperbaiki emiten produsen timah tersebut milik Muhammad Afizal beralamat di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat yang tempat tinggalnya tersebut rusak karena tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang.
"Rumah sekarang bisa ditinggal bersama keluarga, sebelumnya tidak bisa ditempati. Rumah semakin cantik," kata Afizal juga nelayan tersebut.
Sebagai informasi, PT Timah sepanjang 2022 membangun 14 unit rumah tinggal layak huni. Program tersebut untuk meningkatkan kualitas masyarakat melalui tempat tinggal layak, aman, dan nyaman.
Sebaran 14 rumah yang diperbaiki seperti di Kabupaten Bangka (3 unit), Bangka Barat (3 unit), Bangka Selatan (2 unit), Bangka Tengah (2 unit), Pangkalpinang (1 unit), Belitung Timur (1 unit)dan Karimun (2 unit).
Selain memperbaiki rumah, PT Timah juga membangun kembali pondok nelayan yang rusak karena terpaan angin.
Pondok nelayan berlokasi di Pantai Tanjung Niur tersebut tidak hanya rusak karena angin juga usia bangunan yang mulai uzur.
Ketua Himpinan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Desa Tanjung Niur Jhon mengatakan pondok rusak tidak dapat ditempati lagi untuk tempat para nelayan berkumpul.
Artikel Terkait
PT Timah Tbk Bantu Penunjang Pariwisata Pantai Batu Rakit
Pasca Gempa Cianjur, Wapres Ma'ruf Amin Lihat Rumah Tahan Gempa Buatan Kementerian PUPR