Penggunaan limbah plastik juga sudah dinyatakan aman dan bebas dari ancaman racun pada plastik. Hal tersebut sudah dilakukan lewat berbagai uji klinis di Balitbang PUPR tentang limbah plastik tersebut.
Selain limbah plastik, Kementerian PUPR pada tahun ini juga akan menerapkan campuran aspal dengan komoditas karet sebagai upaya pemanfaatan karet alam dalam negeri.
Penerapan teknologi aspal karet akan diimplementasikan pada paket pekerjaan Preservasi Rehabilitasi Jalan Muara Beliti – Batas Kabupaten Musi Rawas - Tebing Tinggi - Bts Kota Lahat dengan total panjang 8,33 km yang ada di Sumatera Selatan.
Sebelumnya ujicoba penggunaan aspal karet telah dilakukan pada pelapisan ulang jalan di Lido, Sukabumi, Jawa Barat dengan kandungan karet alam sebesar 7 persen. Dalam satu ton campuran beraspal panas dapat dimanfaatkan kurang lebih sebanyak 4,2 kilogram karet alam.
Kelebihan campuran aspal karet alam yakni meningkatkan kualitas perkerasan aspal dalam hal usia layanan dan ketahanan terhadap alur. ***
Artikel Terkait
Tinjau SDN Sukamaju 1, Presiden Instruksikan kepada Menteri PUPR agar Pembangunan Selesai dalam Tiga Bulan
Babak Baru Pembangunan IKN Nusantara, Kementerian PUPR Rampung Bangun 16 Rusun Pekerja
Rumah Tahan Gempa Siap Bangun, Pegawai CPNS Kementerian PUPR Sosialisasi Desain di Cianjur
Pemkot Pontianak Tingkatkan Kualitas Jalan di Kecamatan Pontianak Utara. Kerjasama Kodim dan Masyarakat