PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Pemerintah Amerika Serikat (AS) membatalkan Kunjungan Utusan Khusus untuk Memajukan Hak Asasi Manusia bagi Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Queer dan Interseks (LGBTQI+) Jessica Stern ke Indonesia.
Hal itu ditegaskan oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Kim.
BACA JUGA: Keren, SMP di Kubu Raya Kini Punya Kurikulum Gambut dan Mangrove
Dalam rilis yang dikirim US Embassy and Consulates in Indonesia ke redaksi, Dubes Sung Kim mengatakan, salah satu alasan hubungan Amerika Serikat dan Indonesia begitu kuat adalah karena kita sama-sama menjunjung tinggi nilai-nilai seperti demokrasi, hak asasi manusia, keragaman, dan toleransi.
“Nilai-nilai tersebut harus berlaku untuk setiap anggota masyarakat, termasuk kelompok LGBTQI+,” bunyi pernyataan tersebut.
Dikatakan Dubes Sung Kim, si setiap negara, dialog tentang hak asasi manusia sangat penting.
BACA JUGA: Cara Melihat Spotify Wrapped 2022 untuk Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat dan Tiktok
Dialog, bagaimanapun juga merupakan hal yang fundamental bagi demokrasi.
“Demokrasi yang maju menolak kebencian, intoleransi, dan kekerasan terhadap kelompok mana pun, dan mendorong dialog yang mencerminkan keragaman luas di masyarakat mereka,” kata Sung Kim.
Sung Kim menambahkan, “Walaupun kami menantikan untuk melanjutkan dialog dengan para pemimpin keagamaan, pejabat pemerintah, dan anggota masyarakat tentang topik penting untuk memastikan penghormatan terhadap hak asasi manusia LGBTQI+, setelah berdiskusi dengan rekan-rekan kami di pemerintah Indonesia, kami telah memutuskan untuk membatalkan Kunjungan Utusan Khusus Stern ke Indonesia.”
Artikel Terkait
Peace Corps dari Amerika Serikat Umumkan Kembalinya Relawan ke Indonesia
Warga Semarang Tewas Tertembak Peluru Nyasar di Texas Amerika Serikat. Jenazah akan Dipulangkan ke Indonesia
Amerika Serikat dan Indonesia Luncurkan Kemitraan Perkuat Pendidikan Tinggi
Dorong Cakupan Vaksinasi COVID-19, Amerika Serikat Berikan Lebih Dari 40 Juta Dosis Vaksin ke Indonesia
Amerika Serikat Dukung Peluncuran Kemitraan Transisi Energi yang Adil (JETP) di Indonesia
Batal Urus LGBTQI+ ke Indonesia, Kedubes Amerika Serikat Sebut Memajukan HAM