PONTIANAKGLOBE.COM, BANGKOK -- Gen Z Indonesia yang terkenal Muhamad Faishal, mewakili Gen Z Asia, bersama politisi dan pemimpin kawasan Asia (ASEAN, PBB, TIJ, Menteri) ke acara yang disebut 3rd ASEAN Conference on Crime Prevention and Criminal Justice di Bangkok, Thailand.
Institut Hukum Thailand menyelenggarakan acara tersebut dengan dukungan penuh dari monarki Thailand pada 21-25 Agustus 2022 lalu.
Muhamad Faishal seperti halnya grup vokal asal Korea Selatan yaitu BTS yang diundang ke sesi PBB untuk bernyanyi dan berbicara tentang keberlanjutan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae In.
BACA JUGA: Universitas Tanjungpura Pontianak Punya Eco Edu Forest, Begini Penjelasannya
Pemerintah dunia saat ini terus-menerus berusaha untuk memasukkan orang-orang muda yang berpengaruh dalam setiap kampanye karena generasi muda pada akhirnya akan menjadi pemimpin dunia.
Faishal mempresentasikan ide dan gagasan penelitiannya tentang hukum dunia maya, khususnya metaverse.
Sebagian besar penerapan hukum yang ada dan kemungkinan menciptakan hukum baru di metaverse masih belum diketahui.
Dalam beberapa kasus, ketentuan yang ada dapat diterapkan secara eksplisit.
Muhamad Faishal, menyebutkan dalam kasus lain, undang-undang yang ada mungkin menjadi tidak konsisten dan pengadilan mungkin menghadapi tantangan baru saat mengadopsi teknologi baru.
Dalam kasus lain, undang-undang yang ada mungkin terbukti tidak memadai untuk menangani perilaku bermasalah, yang mengarah pada adopsi undang-undang dan peraturan baru.
Ruang lingkup semua undang-undang dan peraturan di dalam atau di luar metaverse hampir tidak terbatas dan dapat menyebabkan banyak masalah hukum.
BACA JUGA: Tak Hanya Bikin Masakan Harum, Ternyata Ada 5 Manfaat Daun Seledri bagi Kesehatan Tubuh
Muhamad Faishal mengatakan dalam presentasinya bahwa, "Tingkat perlindungan kekayaan intelektual di metaverse belum jelas, tetapi sudah banyak sengketa kekayaan intelektual di pasar NFT yang baru.”
Muhamad Faishal menyebutkan, potensi perselisihan di metaverse bahkan lebih besar.
Artikel Terkait
Google Beri 5.500 Beasiswa untuk Program Pengembangan Talenta Digital Kreatif dari Kemenparekraf
Deplu AS Luncurkan Kemitraan dengan Google di Indonesia dan Vietnam, Program Percontohan Literasi Media
Meta Gugat GB WhatsApp, Dikabarkan Curi Jutaan Akun WA Asli Pelanggan
Sejarah Tempe atau Tempeh yang Mesti Kamu Ketahui ! Google Doodle Hari Ini 29 Oktober 2022 Tempe Mendoan
Siapa Raja Haji Ahmad di Google Doodle Hari Ini. Pahlawan Nasional, Sastrawan, Pangeran Bugis-Melayu
Bernostalgia Dengan Hp Lipat Nokia 2780, Seharga 1 Jutaan Bisa Akses WhatsApp dan Google Map Loh
Gambar Angklung di Google Doodle 16 November 2022 Ramai Dibincangkan. Apa Artinya?