Update Gempa Cianjur: BNPB Bilang, Rumah Rusak Dibangun Pemerintah

photo author
Yanuarius Viodeogo Seno, Pontianak Globe
- Senin, 21 November 2022 | 17:28 WIB
Bangunan rusak akibat gempa bumi di Cianjur (Sumber: BNPB)
Bangunan rusak akibat gempa bumi di Cianjur (Sumber: BNPB)

PONTIANAK GLOBE -- BNPB mencatatkan sebanyak 17 orang meninggal dunia akibat terjadi gempa bumi di 10 KM Barat Daya, Kabupaten Cianjur (Jawa Barat) tadi Senin (21 November 2022) siang.

Gempa berkekuatan 5,6 skala richter itu juga menimbulkan luka berat hingga saat ini sebanyak 19 orang, 343 bangunan dan rumah rusak, serta infrastruktur jalan juga mengalami kerusakan ringan.

Dari siaran pers BNPB, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan, BNPB terus melakuan upaya penanganan bencana gempa bumi di Cianjur.

Guna mengevakuasi korban jiwa dan fokus pada pendistribusian logistik, pihaknya akan menempatkan satu unit helikopter untuk mempermudah penanganan darurat bencana, evakusi dan pendistribusian logistik ke lokasi-lokasi terisolir.

Adapun, perkembangan terbaru pendataan yang disusun oleh Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BNPB, selain 343 unit rumah rusak berat, kerusakan lain dialami satu unit pondok pesantren rusak berat, RSUD Cianjur alami rusak sedang.

Kerusakan juga dialami empat unit Gedung pemerintah, tiga unit fasilitas pendidikan, satu unit sarana ibadah, satu unit toko dan satu unit cafe juga alami kerusakan, serta ada jalanan yang terputus.

“Rumah yang alami kerusakan akan dibangun kembali oleh pemerintah,” imbuhnya.

Dia mengutarakan gempa sudah terjadi, tidak ada satu kekuatan yang bisa menghindari kapan terajdinya bencana, yang pasti setelah terjadi bencana maka ada upaya-upaya secara sinergi, soliditas dan sungguh-sungguh agar penanganan bencana dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yanuarius Viodeogo Seno

Sumber: BNPB

Tags

Rekomendasi

Terkini

X