PONTIANAKGLOBE -- Pertikaian di PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), perusahaan smelter nikel beralamat di Morowali Utara dapat diselesaikan secara dialog antar karyawannya karena terkait hak pekerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L).
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang minta manajemen perusahaan mengedepankan diskusi masalah karyawannya supaya tidak ada korban meninggal dan merugikan investasi di Indonesia.
"Indonesia aman untuk investasi sehingga bisa menyediakan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi termasuk smelter nikel berperan penting bagi hilirasi Tanah Air," kata Agus Gumiwang dari siaran pers dikutip Pontianak Globe, Rabu (18 Januari 2023).
PT GNI, papar Agus, yang beroperasi pada Desember 2021 memiliki kapasitas 1,8 juta ton nickel pig iron (NPI) per tahun dengan jumlah pekerja mencapai 10.000 orang.
Sebagaimana informasi, terjadi kerusahaan di PT Gunbuster Nickel Industry yang menyebabkan 2 karyawan meninggal dunia berlangsung pada Sabtu (15 Januari 2023) hingga Minggu (16 Januari 2023) dini hari.
Kepolisian menyatakan bentrokan karena adanya mogok kerja untuk menuntut sejumlah hak karyawan. Menurut Kapolri Listyo Sigit Prabowo demonstrasi berubah menjadi pertikaian karena kabar provokasi Tenaga Kerja Asing (TKA) memukuli Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Hingga berita ini diturunkan, keadaan di perusahaan berangsur normal dan pekerja sudah mulai beraktivitas kembali sedia kala. Namun demikian, aparat gabungan TNI dan Polri masih berga di lokasi PT GNI supaya tidak terjadi lagi gesekan konflik.