inter-nasional

Sedih! Pendaki Asal Bone Tewas di Bawakaraeng Usai Kibarkan Semangat Merah Putih

Senin, 18 Agustus 2025 | 13:34 WIB
Jenazah pendaki Gunung Bawakaraeng saat tiba di Posko Bulu Ballea pada Minggu, 17 Agustus 2025. (Dok. Basarnas Makassar)

PONTIANAKGLOBE.COM, KABUPATEN GOWA -- Seorang pendaki Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), bernama Irfan (24), dilaporkan meninggal dunia akibat hipotermia saat perjalanan turun dari puncak gunung, Sabtu, 16 Agustus 2025.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan korban meninggal dunia dalam proses evakuasi dari jalur pendakian.

Baca Juga: Hobi Mendaki Gunung, Ini Alasan Adinda Thomas Pilih Argopuro Jadi Tujuan Berikutnya

“Korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan turun saat dievakuasi,” ujar Andi kepada wartawan di Gowa, Minggu, 17 Agustus 2025.

Irfan, warga asal Kabupaten Bone, diketahui mengikuti kegiatan lintas alam bersama 16 rekannya.

Pendakian itu dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut laporan Basarnas, korban sempat ditemukan dalam kondisi hipotermia di puncak Gunung Bawakaraeng yang berada di ketinggian 2.830 mdpl.

Baca Juga: Mendaki 13 Gunung, Wendy Walters Temukan Ketenangan Pasca Perceraian

“Tujuannya memperingati HUT RI. Tapi tadi pagi itu, kami temukan di puncak dalam keadaan hipotermia. Sempat kami tangani, tetapi kondisinya terus memburuk, sehingga harus dievakuasi,” jelas Andi.

Irfan memulai pendakian dari Posko Bulu Baria sejak Selasa, 12 Agustus 2025 dan mencapai puncak pada Sabtu, 16 Agustus 2025.

Saat dinyatakan meninggal, posisinya berada di sekitar Pos 8, dalam perjalanan evakuasi dari puncak menuju kaki gunung melalui jalur Bulu Ballea.

Kini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga di Kabupaten Bone untuk dimakamkan. ***

Terkini