inter-nasional

Erupsi Lewotobi Laki-laki Timbulkan Abu Hingga 18.000 Meter, Ini Wilayah Terdampak

Sabtu, 2 Agustus 2025 | 20:20 WIB
Tampak aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur ini masih terpantau tinggi pada Sabtu (2/8). Status AWAS masih diberlakukan sejak 17 Juni 2025. (BNPB)

Ia mengingatkan bahwa waktu antara tanda-tanda kegempaan dan letusan kini makin singkat, dari rata-rata 4 jam menjadi hanya 2 jam.

Baca Juga: Galakkan Wisata Daerah, Wabup Sukiryanto Kenalkan 'Gita Nada'

"Kami minta pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan. Erupsi kini terjadi lebih cepat dari sebelumnya," ujar Hadi.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki berisiko menimbulkan: Sebaran abu vulkanik dalam radius luas, lontaran material hingga 3–4 km dari kawah, dan potensi banjir lahar dingin, seperti yang terjadi pada 29 Juli 2025.

Kondisi cuaca kering di NTT turut memperbesar dampak sebaran abu.

Data citra Himawari per 2 Agustus 2025 pukul 09.00 WIB menunjukkan abu vulkanik mencapai 45.000 kaki, menyebar ke arah barat daya dan tenggara, mencakup wilayah Flores Timur, Sikka, Ende, Lembata, Kupang, Sumba, dan sekitarnya.

BNPB mengimbau warga terdampak untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Abu vulkanik juga berdampak pada penerbangan. Bandara Frans Seda di Maumere ditutup sementara hingga 3 Agustus 2025 pukul 06.00 WITA.

Baca Juga: Bupati Sujiwo Lakukan Inspeksi di Lokasi Parkir Liar Jalan Trans Kalimantan

Sebagai respons, operasi modifikasi cuaca akan dilakukan bekerja sama dengan BMKG untuk mengendalikan penyebaran abu.

BNPB menegaskan larangan aktivitas dalam radius 6 km dari puncak, dan 7 km di sektor barat daya hingga timur laut Gunung Lewotobi Laki-laki.

Masyarakat diimbau tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kondisi tektonik di sekitar gunung masih stabil, dan tidak ada potensi tsunami karena tidak ada aktivitas vulkanik di dasar laut maupun longsoran material ke laut. ***

Halaman:

Tags

Terkini