“Kami bertemu ratusan orang yang hidupnya pahit karena sudah bayar lunas tapi tidak dapat rumah. Kasus paling besar itu ya Meikarta,” kata Ara.
Setelah tujuh tahun penantian, kehadiran negara memberi harapan baru bagi para konsumen Meikarta.
Meski baru sebagian kecil yang mendapat refund, intervensi langsung dari pemerintah dipandang sebagai langkah maju.
Kini bola ada di tangan Lippo Group.
Jika komitmen tak ditepati, Kementerian PKP harus segera mencari solusi lanjutan.
Para korban berharap kali ini, keadilan benar-benar ditegakkan. ***