inter-nasional

Mahathir Mohamad Dirawat di RS Jantung Kuala Lumpur, Begini Profil dan Perjalanan Hidup Mantan PM Malaysia

Kamis, 17 Oktober 2024 | 11:10 WIB
Mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad (FM)

Kebijakan Ekonomi Baru yang diterapkan pada tahun 1971 bertujuan untuk meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat Melayu dan merupakan gagasan dari Mahathir.

Baca Juga: Antusiasme Rakyat Menyongsong Kabinet Prabowo-Gibran

Masa jabatan panjang Mahathir memberikan stabilitas politik yang dibutuhkan untuk pertumbuhan ekonomi Malaysia.

Dia mendorong investasi asing, mereformasi struktur pajak, mengurangi tarif perdagangan, dan memprivatisasi banyak perusahaan milik negara.

Mahathir berusaha mengurangi kesenjangan etnis di Malaysia dengan meningkatkan kesejahteraan umum.

Kebijakan Ekonomi Baru yang mendukung kemakmuran ekonomi Melayu pada tahun 1991 kemudian digantikan oleh Kebijakan Pembangunan Baru, yang menekankan pertumbuhan ekonomi yang lebih luas dan pengentasan kemiskinan.

Di bawah kepemimpinannya, Malaysia mengalami kemakmuran, ditandai dengan pertumbuhan sektor manufaktur, perkembangan kelas menengah, peningkatan tingkat pendidikan, dan harapan hidup yang lebih tinggi.

Baca Juga: Reaksi Positif Rakyat Jelang Pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI

Mahathir Mohamad adalah tokoh berpengaruh dalam sejarah politik Malaysia, dengan masa jabatan sebagai Perdana Menteri yang berlangsung hampir seperempat abad dalam dua periode berbeda.

Kepemimpinannya dimulai dari tahun 1981 hingga 2003, kemudian kembali menjabat dari 2018 hingga 2020.

Namun, periode keduanya berakhir mendadak karena konflik internal di partainya yang menyebabkan pengunduran dirinya. Karir politiknya berakhir setelah kalah dalam pemilihan umum 2022. ***

Halaman:

Tags

Terkini