inter-nasional

Indonesia Kaji Susu Ikan sebagai Pengganti Susu Sapi untuk Program Makan Gratis Prabowo-Gibran

Sabtu, 14 September 2024 | 18:19 WIB
Ilustrasi susu (Pixabay/1195798)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Topik mengenai susu ikan sebagai alternatif pengganti susu sapi dalam program makan gratis Prabowo-Gibran kini ramai dibicarakan oleh masyarakat Indonesia.

Gagasan ini muncul karena populasi sapi perah di Indonesia dinilai tidak mencukupi untuk mendukung target program tersebut.

Baca Juga: Cara Membuat Kolak Labu Kuning atau Waluh dengan Santan dan Susu Kental Manis

Direktur Utama Holding BUMN Pangan, ID FOOD, Sis Apik Wijayanto, menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan impor sebanyak 2 juta ekor sapi perah untuk mewujudkan program susu gratis ini.

Saat ini, jumlah sapi perah di Indonesia hanya berkisar 400 ribu ekor.

Menurut Sis Apik, pengelolaan yang matang dalam bidang pangan sangat penting untuk keberhasilan program tersebut.

Perusahaan BUMN ID FOOD juga akan berperan dalam pelaksanaan program susu gratis Prabowo-Gibran.

Baca Juga: Resep Cara Membuat Bubur Kacang Hijau Toping Susu Kental Manis, Gurih Manis dan Enak

Selain itu, Sis Apik menambahkan bahwa produksi susu dari mega farm memerlukan waktu dua hingga tiga tahun.

Jika sulit memenuhi kebutuhan tersebut dengan sapi perah, maka alternatif dari susu ikan bisa dipertimbangkan.

Namun, ia mencatat bahwa aroma susu ikan masih memerlukan penyesuaian lebih lanjut.

Lalu, bagaimana proses produksi susu ikan di Indonesia?

Produksi Susu Ikan

Susu ikan merupakan inovasi yang diperkenalkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Kemenkop UKM pada Agustus 2023.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan bahwa susu ikan bukanlah susu murni dari ikan, melainkan mengandung Hidrolisat Protein Ikan (HPI), yang dihasilkan dari pengolahan ikan melalui proses tertentu.

Halaman:

Tags

Terkini