PONTIANAKGLOBE.COM,JAKARTA -- Momen hangat terjadi ketika Presiden terpilih Indonesia untuk periode 2024-2029, Prabowo Subianto, berkomunikasi dengan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, melalui panggilan telepon pada Rabu, 1 Mei 2024.
Dalam percakapan yang penuh keakraban tersebut, Prabowo menyatakan kekagumannya terhadap sosok Justin dan sang ayah, Pierre Trudeau, yang juga merupakan seorang politikus dan mantan Perdana Menteri Kanada.
“Saya merasa sangat terhormat bisa menerima panggilan langsung dari Anda (Justin Trudeau). Saya selalu kagum dengan ayah Anda dan dengan Anda sendiri; kepemimpinan Anda. Saya sangat bersemangat untuk dapat bekerja sama dengan Anda, Bapak Perdana Menteri,” kata Prabowo pada Rabu, 1 Mei 2024.
Baca Juga: Resmi! Jokowi Menandatangani UU Desa: Berikan Hak Uang Pensiun dan Jabatan 16 Tahun untuk Kades
Justin juga menyatakan rasa hormatnya atas kesempatan untuk berbicara dengan Prabowo dan menegaskan kesiapan Kanada untuk meningkatkan kerja sama dengan Indonesia.
Dia bahkan menyatakan bahwa kepemimpinan Indonesia memiliki arti penting, baik di tingkat regional maupun global.
“Saya sangat berharap dapat bertemu dengan Anda secara langsung dan memulai kerja sama yang baik. Kepemimpinan Indonesia sangat penting, tidak hanya di tingkat regional tetapi juga di dunia, dan saya berharap dapat belajar dan berkembang bersama Anda,” ujar Justin.
“Anda memiliki banyak kontribusi yang berharga, dan saya sangat senang bertemu dengan seseorang yang mengingat akan ayah saya,” tambahnya.
Baca Juga: Suhu Panas di Indonesia Bukan Heatwave, Ini Penjelasan BMKG
Pada akhir percakapan, Perdana Menteri Kanada menyampaikan pesan kepada Prabowo untuk memanggilnya dengan nama. “Pak Prabowo, silakan panggil saya Justin mulai sekarang,” ujarnya.
Prabowo dengan tulus mengikuti permintaan Justin dan menyatakan keinginannya untuk segera bertemu dengan Perdana Menteri Kanada dalam kesempatan lain.
“Terima kasih, Justin. Saya merasa sangat terhormat. Saya menantikan kesempatan untuk bertemu dengan Anda,” demikian Prabowo mengakhiri. ***