PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan fenomena udara panas yang saat ini melanda Indonesia tidak dapat disebut sebagai gelombang panas atau "heatwave".
Menurut Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto, berdasarkan karakteristik fenomena dan indikator statistik pengamatan suhu, kondisi saat ini tidak memenuhi kriteria sebagai gelombang panas.
Data rekapitulasi meteorologi BMKG dalam 24 jam terakhir menunjukkan bahwa suhu sebagian besar wilayah Indonesia naik sekitar lima derajat di atas suhu rata-rata maksimum harian dan telah bertahan selama lebih dari lima hari.
Baca Juga: Demi Adrian Newey, Ferrari Rela Gelontorkan Gaji Fantastis Rp 2 Triliun
Peningkatan suhu teramati di beberapa wilayah seperti Jayapura, Surabaya, Palangka Raya, dan lainnya.
Meskipun demikian, peningkatan suhu ini tidak sebanding dengan yang dialami oleh beberapa negara Asia lainnya seperti Myanmar, Thailand, India, Bangladesh, Nepal, dan Cina.
Suhu di negara-negara tersebut mencapai titik maksimum yang jauh lebih tinggi, seperti yang dilaporkan oleh lembaga Global Deterministic Prediction System, Environment and Climate Change Canada.
Baca Juga: Dari Miskin ke Bintang, Aktor 'Queen of Tears' Park Sung Hoon Ungkap Kisah Mengharukan
BMKG menjelaskan bahwa peningkatan suhu di Indonesia merupakan akibat dari gerak semu matahari dan merupakan suatu siklus yang biasa terjadi setiap tahunnya.
Meskipun demikian, disarankan untuk meminimalkan waktu di bawah paparan matahari antara pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB dan menggunakan tabir surya SPF 30+ setiap dua jam untuk melindungi kulit. ***
Artikel Terkait
Peringatan Dini BMKG, Waspada Banjir di Kalteng. Hujan Petir di Kalsel
Melawi dan Sekadau di Kalbar Hujan Petir. BMKG Punya Fasilitas Peringatan Dini Cuaca dan Bencana di NTT
Pontianak Hujan Ringan, BMKG Memprediksi Kondisi Lahan Bawah Tanah Kalbar Basah.
Landak di Kalbar Berkabut Asap Malam Hari, BMKG Tandai Kuning Wilayah Potensi Karhutla
Kapuas Hulu di Kalbar Hujan Petir, BMKG Memprediksi Potensi Angin Kencang di Perairan Pontianak dan Mempawah
BMKG Prediksi Sambas dan Pontianak Hujan Sedang Senin 22 Mei 2023