inter-nasional

Arab Saudi Tegas Katakan Membela Israel Melawan Iran

Selasa, 16 April 2024 | 11:29 WIB
Rentetan serangan Iran terhadap Israel merupakan pengingat nyata bagaimana AS tidak mampu meredakan ketegangan di Timur Tengah. (MDA)

PONTIANAKGLOBE.COM, YERUSALEM -- Banyak drone dan rudal harus melintasi wilayah udara Yordania dan Saudi untuk mencapai Israel.

Baca Juga: 7 Fakta Menarik tentang Gal Gadot: Pengalaman sebagai Pengasuh Bayi hingga Bergabung dengan Israel Defense Forces

Arab Saudi mengakui bahwa mereka telah membantu koalisi militer regional yang baru dibentuk – Israel, Amerika Serikat, Yordania, Inggris, dan Prancis – menangkis serangan Iran terhadap negara Yahudi tersebut pada Minggu pagi, menurut sebuah berita di KAN News.

Kisah tersebut berbicara tentang keterlibatan Saudi dalam operasi pertahanan militer di mana 99 persen drone dan rudal Iran dihancurkan sebelum mencapai sasarannya.

Sebuah sumber yang terhubung dengan keluarga Kerajaan Saudi mengatakan kepada KAN bahwa negara tersebut memiliki sistem yang secara otomatis mencegat entitas mencurigakan di wilayah udaranya.

Baca Juga: Israel Rilis Daftar 300 Tahanan Palestina yang Akan Dibebaskan, Dampak Gencatan Senjata dan Pertukaran Sandera

Sumber itu juga menuduh Iran telah menghasut perang Gaza, melalui kelompok proksinya Hamas, untuk menggagalkan upaya AS mencapai kesepakatan normalisasi Saudi.

Situs berita Al Arabiya mengatakan sumber telah menginformasikan bahwa Arab Saudi tidak berpartisipasi dalam intersepsi drone dan rudal Iran.

Pada minggu-minggu sebelum invasi Hamas pada tanggal 7 Oktober, Amerika Serikat telah terlibat dalam aktivitas diplomatik yang intens untuk mempromosikan kesepakatan tiga pihak yang mencakup pakta strategis antara Riyadh dan Washington melawan Iran, kesepakatan normalisasi dengan Arab Saudi dan Israel, dan jalur baru menuju negara Palestina.

Serangan Hamas terhadap Israel pada tanggal 7 Oktober menggagalkan upaya tersebut namun tidak menghalangi kemampuan negara-negara Barat, dengan tentara yang ditempatkan di wilayah tersebut untuk bekerja sama dengan mitra Arab, termasuk Arab Saudi, untuk membangun aliansi militer melawan Iran.

Baca Juga: Paus Fransiskus Sampaikan Pesan Perdamaian di Tengah Konflik Israel-Hamas

Manuver pertahanan militer gabungan ini menandai pertama kalinya kelima angkatan bersenjata, dengan bantuan dari Arab Saudi, bekerja sama sebagai koalisi yang baru lahir untuk mengusir serangan Iran. ***

Tags

Terkini