Tim ini terdiri dari mahasiswa PhD dan peneliti dari Aberystwyth University, NASA Goddard Space Flight Center di Maryland, serta Caltech (California Institute of Technology) di Pasadena.
Baca Juga: 5 Rebusan Ajaib untuk Membuat Tubuh Langsing Impian!
Eksperimen ini bertujuan untuk memanfaatkan momen gerhana guna menyelidiki Matahari dengan pendekatan yang unik dan berharga, bahkan melebihi misi berbasis ruang angkasa.
Tim ilmuwan akan menggunakan spektroskopi, sebuah teknik yang memecah cahaya menjadi berbagai warna, untuk mempelajari emisi cahaya dari mahkota Matahari. Setiap warna mewakili elemen atau atom yang berbeda.
Diharapkan bahwa penelitian ini akan membantu mengungkap teka-teki lama mengenai mahkota Matahari, bagian terluar atmosfer yang sangat panas dan jauh lebih panas daripada permukaan Matahari.
Gerhana matahari total merupakan momen istimewa bagi para ilmuwan untuk mengamati Matahari dengan cara yang tidak mungkin dilakukan pada waktu lain. Eksperimen di Dallas ini akan memberikan data penting yang tidak dapat diperoleh dari misi luar angkasa.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang Matahari dan membantu kita memahami misteri mahkotanya. Hasilnya akan memberikan kontribusi signifikan bagi ilmu pengetahuan dan membuka jalan bagi penelitian yang lebih lanjut di masa depan. ***