inter-nasional

PDI Perjuangan: Film Dirty Vote Suara Kebenaran Dinamika Politik di Lapangan

Senin, 12 Februari 2024 | 19:19 WIB
Poster film Dirty Vote yang diluncurkan pada masa tenang Pemilu 2024 (X/@Dandhy-Laksono)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, menyikapi pemutaran film Dirty Vote.

Baca Juga: Wisuda Unhan: Prabowo Semangati Generasi Muda dengan Mantra 'Kerja Keras dan Cerdas'

Sejumlah poin disampaikan oleh Hasto Kristiyanto antara lain:

“Film Dirty Vote yang sedang ramai diperbincangkan saat ini menyuarakan kebenaran dinamika politik di lapangan. Film ini merupakan kritik terhadap Presiden dan penyelenggara pemilu dengan harapan agar Pemilu demokratis dan jurdil dapat diwujudkan. Film ini mampu mengungkapkan berbagai kecurangan Pemilu yang dilakukan secara masif, bahkan campur tangan kekuasaan istana sangat kental terasa,” kata Hasto Kristiyanto.

Ia menambahkan, dari film tersebut nampak kuatnya rekayasa pemilu yang diawali dengan manipulasi hukum di MK; keberpihakan penguasa istana terhadap Prabowo-Gibran melalui penunjukkan PJ Kepala daerah yang ditempatkan sebagai hak prerogatif presiden, melupakan proses yang seharusnya demokratis; tekanan terhadap kepala daerah, kepala dinas, kepala desa, hingga kelompok demokrasi oleh oknum TNI POLRI yang seharusnya bertindak netral; hingga penyalahgunaan anggaran negara melalui bansos”

Baca Juga: Resep Cara Membuat Es Nanas Leci Jeruk Segar

Dikatakan Hasto Kristiyanto, desain kecurangan Pemilu pendeknya dilakukan dari hulu-hilir.

“Berbagai fakta yang diuangkapkan dalam film Dirty Vote mewakili berbagai tekanan yang dialami Ganjar-Mahfud dan PDI Perjuangan. Dalam pertimbangan akal sehat, nurani, dan moral, kami sungguh tidak menyangka Pak Jokowi sudah berubah seperti itu. Menempatkan kekuasaan di atas segalanya. Berbagai rekayasa kecurangan tsb sangat merugikan Ganjar-Mahfud,” ujar Hasto Kristiyanto.

Hasto Kristiyanto menambahkan, PDI Perjuangan percaya, bahwa Pemilu itu mengandung kesakralan karena suara rakyat adalah suara Tuhan.

Baca Juga: Unhan Cetak Sejarah Luluskan 75 Sarjana Kedokteran Militer Pertama, Prabowo Bangga!

“Pemilu secara otomatis akan berjalan damai apabila kecurangan sirna. Karena itulah bagi siapapun yang melakukan manipulasi Pemilu, dan mengerahkan seluruh elemen kekuasaan untuk kecurangan masif, akan berhadapan dengan kekuatan rakyat. Satyam Eva Jayate,” ujar Hasto Kristiyanto. ***

Baca Juga: Kumpul Akbar AMIN di JIS Mengalami Antrean yang Padat, Pendaftar Menunggu Virtual Berjam-jam

Tags

Terkini