inter-nasional

PTDI Serahkan 8 Unit H225M ke Menhan Prabowo Untuk TNI AU

Jumat, 1 Desember 2023 | 21:18 WIB
PTDI lakukan seremoni penyerahan sebanyak 8 (delapan) unit helikopter angkut H225M kepada Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, untuk end user TNI Angkatan Udara. (Pontianak Globe/Humas PTDI)

PONTIANAKGLOBE.COM, BOGOR -- PTDI lakukan seremoni penyerahan sebanyak 8 (delapan) unit helikopter angkut H225M kepada Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, untuk end user TNI Angkatan Udara.

Sebelumnya, kedelapan helikopter tersebut dikirimkan secara bertahap sejak dikirimkannya helikopter pertama pada tanggal 14 September 2023 dari Apron Hanggar Rotary Wing PTDI, Bandung menuju Pangkalan TNI AU Atang Senjaya, Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Agus Rahardjo Menceritakan Pertemuan Kontroversial dengan Jokowi: 'Saya Diteriaki untuk Menghentikan Kasus e-KTP'

"Alhamdulillah telah seluruhnya pesanan 8 unit H225M Kemhan RI untuk end user TNI AU diselesaikan oleh PTDI. Kemampuan industri pertahanan dalam memproduksi alpahankam berkualitas dan sesuai standar yang disyaratkan oleh end user akan menjadi nilai jual yang baik dan tentunya menjadi kebanggaan bagi industri pertahanan itu sendiri, dalam hal ini PTDI. Diharapkan kebutuhan end user dapat terpenuhi dan membawa dampak peningkatan efek gentar atau deterrence effect negara," kata Gita Amperiawan, Direktur Utama PTDI.

Adapun selain pengiriman helikopter tersebut, PTDI juga telah menyerahkan 1 (satu) unit H225M Level D Full Flight Simulator, beserta sarana dan prasarana pendukungnya di Pangkalan TNI AU Atang Senjaya.

Baca Juga: Menko Polhukam Mahfud MD Tanggapi Cerita Agus Rahardjo Tentang Intervensi Kasus e-KTP, Mahfud: Hanya Agus yang Tahu

Simulator ini merupakan replika yang dirancang spesifik dengan helikopter H225M, sehingga pilot mampu mengaplikasikan dan mensimulasikan kontrol atau alat fungsi setiap alat yang ada saat berada di helikopter sebenarnya untuk tujuan pelatihan.

Dalam hal penyediaan simulator untuk TNI AU ini, PTDI berkolaborasi dengan Frasca, Perusahaan internasional keselamatan penerbangan di Amerika, mengembangkan aliansi strategis guna menghasilkan produk dan layanan yang kompetitif untuk end user.

Penyelesaian kontrak helikopter H225M ini merupakan salah satu bentuk pencapaian PTDI sebagai industri pertahanan yang tergabung dalam Holding Defend ID di bawah PT Len Industri (Persero) selaku Induk Holding, sebuah bentuk kerja nyata yang kemudian dapat meletakkan fondasi BUMN menjadi semakin kokoh, yang tentunya juga memberikan dampak terhadap perekonomian dan nilai sosial di Indonesia dalam rangka menggerakan Indonesia Maju.

H225M Konfigurasi Angkut Berat Untuk Tugas Pencarian & Pertolongan (SAR)

Penyerahan 8 (delapan) unit Helikopter H225M konfigurasi angkut berat kepada Kementerian Pertahanan RI, beserta Integrated Logistic Support (ILS), termasuk di dalamnya Airborne Kit dan jasa Technical Assistant & Advance Training (TAAT), kemudian direncanakan dapat memenuhi kebutuhan tugas pencarian dan pertolongan (SAR) dalam kondisi tempur.

Baca Juga: Novel Baswedan Mengungkap Rencana Mundur Agus Rahardjo Setelah Dimarahi Jokowi

Mengenai H225M, helikopter yang semula dikenal dengan nama EC725 Caracal dirancang sebagai helikopter angkut militer multiperan pengangkut pasukan dan logistik, evakuasi korban, serta tugas pencarian dan penyelamatan tempur (CSAR).

Baca Juga: Agus Rahardjo Ungkap Protes dan Pemikirannya Terkait Capim KPK Firli Bahuri kepada Presiden Joko Widodo

Helikopter H225M ini merupakan bagian dari keluarga dari Super Puma, produk kerja sama industri antara PTDI dengan Airbus Helicopters, dimana Airbus Helicopters dan Indonesia telah lama bekerja sama diawali ketika PTDI menerima lisensi produksi helikopter NBO-105 di tahun 1976.

Halaman:

Tags

Terkini