inter-nasional

Setidaknya Dua Orang Tewas Dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan saat Ketegangan Meningkat

Selasa, 14 November 2023 | 08:52 WIB
Pasukan Israel bersiap gempur Lebanon usai pidato Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah. (REUTERS/GIL ELIYAHU)

PONTIANAKGLOBE.COM, LEBANON -- Dua warga sipil tewas dan lainnya terluka dalam serangan udara Israel di Lebanon selatan ketika Israel juga menargetkan jurnalis yang meliput perang tersebut.

Setidaknya dua orang tewas dalam serangan Israel di Lebanon selatan, menurut responden pertama dan media lokal, di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa perang Israel-Hamas dapat menyebar ke luar Gaza.

Baca Juga: Dukacita Paus Terhadap Perang di Tanah Suci: Kardinal Parolin Mengecam Serangan Terhadap Israel

Dua orang tewas dalam serangan Israel di kota Ainata pada hari Senin, menurut organisasi tanggap pertama yang berafiliasi dengan Gerakan Amal yang merupakan sekutu Hizbullah dan media pemerintah Lebanon.

Sayap bersenjata Hamas mengatakan mereka menembakkan 16 roket ke Israel dari Lebanon selatan. 

Belum jelas apakah mereka yang tewas adalah warga sipil.

Baca Juga: Indonesia Sampaikan Keprihatinan atas Konflik Israel-Palestina

Militer Israel sebelumnya mengatakan bahwa “teroris menembaki beberapa lokasi di Israel utara”.

Tentara mengatakan artileri mereka menghantam sumber api dan menghantam pos-pos yang “digunakan oleh teroris untuk melakukan peluncuran ke arah Israel”.

Dalam serangan terpisah, pasukan Israel menembaki tim media dan jurnalis di desa Yaroun di perbatasan Lebanon, kantor berita resmi Lebanon NNA melaporkan.

Issam Mawasi, juru kamera Al Jazeera, terluka dalam penembakan tersebut, dan kendaraan penyiaran jaringan tersebut rusak.

Baca Juga: Begini Sikap Jokowi Terkait Timnas Israel pada Perhelatan Piala Dunia U20

Secara terpisah, Israel Electric Corporation mengatakan seorang karyawannya meninggal pada hari Senin setelah terluka dalam serangan rudal yang dilakukan sehari sebelumnya oleh kelompok bersenjata Hizbullah yang didukung Iran.

Hizbullah telah melakukan baku tembak dengan pasukan Israel dari kubunya di Lebanon selatan setelah Israel melancarkan serangan ke Gaza bulan lalu sebagai tanggapan atas serangan Hamas di Israel selatan.

Pejabat Palestina di Gaza mengatakan lebih dari 11.200 orang, termasuk lebih dari 4.600 anak-anak, telah tewas sejak serangan Israel dimulai pada 7 Oktober.B

Halaman:

Tags

Terkini