DPD IKAL Lemhanas Harap Banten Sebagai Pelopor Wilayah Penyelenggara Pesta Demokrasi Damai

photo author
Yanuarius Viodeogo Seno, Pontianak Globe
- Senin, 24 Juli 2023 | 07:51 WIB
DPD IKAL Lemhanas (Sumber foto: Lemhanas)
DPD IKAL Lemhanas (Sumber foto: Lemhanas)

PONTIANAKGLOBE -- DPD IKAL Lemhannas berharap Provinsi Banten menjadi salah satu wilayah pelopor yang menyelenggarakan pesta demokrasi dengan damai karena memiliki posisi wilayah yang strategis.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Pelantikan Pengurus DPD IKAL-Lemhannas Provinsi Banten Ayip Muflich, pada Minggu (23 Juli 2023).

"Kami berharap Banten akan menjadi pelopor bagi penyelenggaraan pesta demokrasi yang damai, gembira dan sekaligus mengedepankan persatuan. Namanya pesta (demokrasi) ya harus gembira, riang dan gembira. Bukan malah membuat masyarakat terpecah belah, saling buli ataupun saling membenci,” urai Ayip Muflich dikutip Pontianak Globe, Senin (24 Juli 2023).

Dia menjelaskan Kapolri Listyo Sigit Prabowo diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada para pengurus beserta para toko keterkaitan antara para alumni Lemhannas sebagai bagian masyarakat Provinsi Banten dalam membangun serta mewujudkan pesta demokrasi seperti yang Banten harapkan.

Menurutnya, tentu pencerah tersebut akan memberikan pengaruh terhadap provinsi-provinsi lain di Indonesia.

Begitu pula, kata Ayip Muflich, berharap kepada Gubernur Lemhannas RI Andi Widjajanto akan memberikan penceraha tentang ketahanan nasional yang diwujudkan melalui ketahanan wilayah.

Menurutnya, masing-masing provinsi secara wilayah akan memberikan kontribusi yang besar bagi ketahanan nasional.

"Ketahanan wilayah tidak hanya urusan politik atau ideologi saja tetapi juga ekonomi, sosial-budaya dan pertahanan keamanan. Ketahanan wilayah juga dibangun berdasarkan pada kekuatan demografi, sumber kekayaan alamnya dan serta geografinya," ujarnya.

Dia memaparkan Banten menduduki posisi yang sangat strategis bagi Indonesia bagian barat. Pertama karena wilayah lautnya merupakan bagian penting dari ALKI I (alur laut kepulauan Indonesia) yang berujung pada Laut China Selatan.

Kedua, terdapat 70 pulau yang belum dikelola dengan baik dan menjadi pertahanan di wilayah selatan, juga Taman Nasional Ujung Kulon yang seharusnya menjadi destinasi wisata bagi wisman, perikanan yang belum terkolala dengan baik.

Selain itu, Ayip juga menegaskan bahwa dari Banten akan diusulkan Hari Badak Internasional yang akan dilaksanakan pada hari ulang tahun Provinsi Banten bulan Oktober 2023.

"Alasannya adalah badak menuju kepunahan padahal Banten jelas merupakan salah satu pusat badak. Diperkirakan tinggal 60 badak yang ada di Ujung Kulon. Ini butuh gerak cepat dan perhatian yang khusus dari pemerintah baik lokal, nasional, dan internasional," papar dia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yanuarius Viodeogo Seno

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X