PONTIANAKGLOBE.COM, BAYUWANGI -- Jumat, 25 Juli 2025, puluhan prajurit TNI bersama warga Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, bahu-membahu memanggul batu besar melintasi jalan berbatu dan curam.
Inilah potret nyata TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi—bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi wujud nyata persatuan dan semangat membangun dari akar rumput.
Baca Juga: Satreskrim Polres Kubu Raya Membekuk Pelaku Curanmor Kurang dari 48 Jam
Tanpa bantuan alat berat, mereka hanya mengandalkan kekuatan fisik dan jiwa gotong royong.
Batu demi batu diangkut menuju lokasi pengecoran jalan—salah satu proyek utama dalam program TMMD tahun ini.
Di tengah peluh dan tanah basah, kerja keras mereka lahir bukan karena perintah, melainkan karena rasa peduli dan solidaritas.
Babinsa Desa Kesilir, Sertu Bambang Darmawan, mengungkapkan kebanggaannya melihat partisipasi warga.
Baca Juga: Somasi Tak Ditanggapi, PWI Kalbar Laporkan Wawan Suwandi ke Polda Kalbar
“Kami tidak hanya membangun jalan, tapi juga menumbuhkan rasa saling memiliki. Saat rakyat dan TNI bersatu, tantangan seberat apa pun bisa dilalui,” ujarnya.
TMMD ke-125 tak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti rabat beton, renovasi rumah layak huni, dan saluran irigasi.
Lebih dari itu, TMMD menjadi panggung kolaborasi antara TNI dan masyarakat, mengukir harapan baru di setiap jengkal desa yang tersentuh. ***
Artikel Terkait
Ulang Tahun ke-80, AM Hendropriyono Serukan Soliditas TNI dan Perkenalkan Lagu 'Mars Komando'
Kabar Gembira bagi PNS dan TNI hingga Pensiunan, Gaji ke-13 Cair Juni, Pemerintah Tambah Stimulus Ekonomi Nasional
BPBD Kalbar dan TNI Padamkan Karhutla di Kuala Dua, Hadapi Sejumlah Kendala di Lapangan
TNI dan Kemlu RI Bersiap Evakuasi 126 WNI dari Zona Konflik Iran-Israel
TNI AL Dikeroyok Calo di Terminal Arjosari, TNI Pastikan Pelaku Terdata
TNI AU Gelar Pengobatan Massal, Bupati Sujiwo: Wujud Nyata Pengabdian untuk Rakyat