Protes Telkomsel Hanguskan Kuota, DPR Ngadu ke Menteri BUMN, Harus Dievaluasi!

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 8 Juli 2025 | 18:18 WIB
Foto ilustrasi kuota internet - DPR singgung masalah kuota bersama Menteri BUMN. (Unsplash @Leon Seibert)
Foto ilustrasi kuota internet - DPR singgung masalah kuota bersama Menteri BUMN. (Unsplash @Leon Seibert)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati, kembali menyoroti layanan Telkomsel dalam rapat bersama Menteri BUMN Erick Thohir, Selasa, 8 Juli 2025.

Dalam rapat yang digelar di Gedung DPR itu, Sadarestuwati mengeluhkan kebijakan Telkomsel yang selalu menghanguskan sisa kuota pengguna ketika masa aktif habis. Ia berharap sisa kuota bisa diakumulasikan ke pembelian berikutnya.

Baca Juga: IOH dan Nokia Bekerja Sama Kurangi Konsumsi Energi dan Dukung Operasional Berkelanjutan Berbasis AI

“Waktu rapat dengan Telkomsel, saya sudah menyampaikan bahwa setiap pembelian kuota pasti ada sisa saat masa tenggangnya habis, jadi harus top-up lagi,” kata Sadarestuwati.

“Tetapi yang terjadi, sisa kuota itu selalu hangus. Nah, kiranya sisa kuota bisa diakumulasikan saat pembelian berikutnya,” tambahnya.

Ia juga memberi contoh bahwa jika jutaan pelanggan mengalami hal yang sama, jumlah sisa kuota yang hangus sangat besar.

“Kalau saya baca, 137 juta masyarakat kita menggunakan gadget. Saya kira seluruh provider bisa mengakumulasikan sisa kuota, jadi tidak hangus begitu saja,” ujarnya.

Baca Juga: DPR Geram Netizen Brasil Ribut soal Juliana Marins, Basarnas Disarankan Pakai Translator!

“Pak Menteri, saya kira perlu dievaluasi. Kalau sisa kuota itu masuk ke dalam keuntungan, sebesar apa keuntungannya? Tentu kami juga ingin tahu,” tandasnya.

Pernyataan ini bukan yang pertama kali dilontarkan Sadarestuwati.

Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VI DPR dengan jajaran direksi PT Telkom Indonesia pada Rabu, 2 Juli 2025, ia bahkan menyebut Telkomsel “kejam” terhadap pelanggannya.

“Kalau di Komisi V Bang Adian bilang aplikator kejam, promo ojol itu bohong, kalau di sini boleh saya katakan Telkomsel kejam karena melenyapkan sisa kuota penggunanya,” katanya saat itu.

Baca Juga: Menilik Spesifikasi Baterai Wuling Air EV Setelah Insiden Terbakar di Bandung

“Ini kalau dihitung tidak sedikit, lho. Ini harus dievaluasi,” imbuhnya.

Ia menekankan pentingnya evaluasi demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X