PONTIANAKGLOBE.COM, WASHINGTON -- Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan sindiran tajam terhadap Zohran Mamdani, politikus Muslim dari Partai Demokrat yang maju sebagai calon Wali Kota New York City.
Mamdani, legislator negara bagian New York yang mewakili wilayah Queens, secara mengejutkan unggul atas mantan Gubernur New York Andrew Cuomo dalam pemilihan pendahuluan (primary) Partai Demokrat yang digelar Selasa, 24 Juni 2025.
Meski hasil resmi belum diumumkan, keunggulan suara Mamdani yang signifikan membuat kemenangan dirinya hampir pasti.
Hal itu pun memancing reaksi keras dari Trump.
Melalui akun Truth Social miliknya pada Kamis, 25 Juni 2025, Trump menyebut Mamdani sebagai “komunis gila” dan mengkritik tajam pencalonan serta kepribadiannya.
Baca Juga: Kronologi Minibus Seruduk Apotek RS di Pamanukan Subang, Remaja Perempuan Tewas
“Akhirnya terjadi, Partai Demokrat telah melewati batas. Zohran Mamdani, seorang komunis gila 100 persen,” tulis Trump.
“Baru saja memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat dan kini berada di jalur menuju kursi Wali Kota,” lanjutnya.
Trump bahkan mempertanyakan kemampuan Mamdani secara personal.
Ia menyebut pencalonan politikus berusia 33 tahun itu sebagai sesuatu yang “di luar nalar”.
Baca Juga: Ridwan Kamil Gugat Balik Lisa Mariana Rp105 Miliar atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
“Kita pernah memilih kaum kiri radikal sebelumnya, tapi ini sudah keterlaluan. Dia terlihat buruk, suaranya melengking, dan dia tidak terlalu pintar,” sindir Trump.
Pernyataan Trump ini menuai kontroversi dan dianggap sebagian pihak sebagai bentuk serangan personal sekaligus retorika anti-Muslim yang semakin memperkeruh suhu politik menjelang pemilu.***
Artikel Terkait
Perang Dagang Kembali Mengancam? Trump Siapkan Tarif Impor bagi Negara ‘Bandel’
Trump Peringatkan Apple! Produksi iPhone Harus di AS atau Kena Tarif Impor 25 Persen
Pengakuan Elon Musk, soal Alasan Pamit ke Donald Trump hingga Dugaan Matanya Lebam Gegara Narkoba
Presiden Prabowo dan Donald Trump Bicara Lewat Telepon, Ini Isi Pembicaraan Kedua Kepala Negara Diungkap Seskab Letkol Teddy
Update Konflik Iran-Israel: Putin Tawarkan Mediasi, Trump Tolak Mentah-Mentah
Trump Klaim Hancurkan Tiga Fasilitas Nuklir Iran, Ancam Serangan Lebih Besar Jika Damai Ditolak