Setelah kejatuhannya, wilayah Persia menjadi medan persaingan antara Rusia dan Inggris melalui pengaruh atas Dinasti Qajar.
Baca Juga: Studi di Amerika Serikat Sebutkan Hampir Separuh Pengguna Kratom untuk Atasi Nyeri Kronis
Pada awal abad ke-20, Revolusi Konstitusi terjadi, menuntut pembaruan sistem pemerintahan.
Reza Khan (kemudian dikenal sebagai Reza Shah) naik tahta pada 1921 dan mendorong modernisasi Iran melalui pembangunan infrastruktur dan pendidikan.
5. Perang Dunia II dan Munculnya Republik Islam
Selama Perang Dunia II, Inggris dan Uni Soviet menduduki Iran untuk mengamankan akses minyak dan menggulingkan Reza Shah, digantikan oleh anaknya, Mohammad Reza Pahlavi.
Meski membawa modernisasi, pemerintahannya cenderung otoriter dan didukung oleh intelijen asing seperti CIA dan MI6.
Penindasan oposisi menyebabkan munculnya gerakan anti-pemerintah yang dipimpin oleh Ayatollah Khomeini.
Setelah masa pembuangan dan penindasan, Khomeini menjadi simbol perlawanan dan akhirnya memimpin Revolusi Islam 1979 yang menggulingkan kekuasaan Shah dan mendirikan Republik Islam Iran. ***
Artikel Terkait
Negara-Negara yang Menyokong Israel, Tembak Jatuh Rudal Iran
Konflik Israel-Iran Disorot, Prabowo Peringatkan Pemimpin Dunia untuk Lebih Bijak
Darurat di Iran! KBRI Imbau WNI Tetap Waspada Pasca-Serangan Israel
Israel Serang Iran, China dan Pakistan Murka, Kecam Keras dan Klaim Pelanggaran
Perang Memanas, Iran Siapkan Operasi Balasan terhadap Israel dan Netanyahu
WNI Terancam Akibat Perang Iran-Israel, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi