Prabowo Diundang ke KTT G7, PM Kanada Sampaikan Langsung Lewat Telepon

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 9 Juni 2025 | 10:26 WIB
Presiden Prabowo menerima telepon dari PM Kanada, mendapat undangan hadiri KTT G7 di Kanada pada Jumat, 6 Juni 2025. (Instagram @sekretariat.kabinet)
Presiden Prabowo menerima telepon dari PM Kanada, mendapat undangan hadiri KTT G7 di Kanada pada Jumat, 6 Juni 2025. (Instagram @sekretariat.kabinet)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, secara langsung mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Seven (G7) tahun 2025 yang akan digelar di Kananaskis, Alberta, Kanada, pada pertengahan Juni.

Undangan tersebut disampaikan melalui surat resmi dan juga sambungan telepon langsung dari PM Kanada kepada Presiden Prabowo pada Jumat, 6 Juni 2025.

Baca Juga: Pencemaran di Raja Ampat, KLHK Temukan Tambang Tanpa Dokumen Lingkungan, Catat Ini Nama Perusahannya

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya pada Sabtu, 7 Juni 2025.

"Presiden Prabowo menerima undangan untuk menghadiri KTT G7 di Kananaskis, Alberta, Kanada. Selain dalam bentuk surat resmi, undangan juga disampaikan langsung oleh PM Kanada, Yang Mulia Mark Carney, melalui sambungan telepon," ujar Teddy.

Dalam percakapan tersebut, PM Carney juga menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Presiden Prabowo dan menyatakan harapan agar Indonesia dapat hadir dalam pertemuan penting tersebut.

Baca Juga: KLHK Beberkan Hasil Pengawasan Tambang PT GAG Nikel di Raja Ampat, Begini Kata Menteri Lingkungan Hidup

G7 merupakan forum ekonomi dan politik yang terdiri dari tujuh negara maju: Italia, Kanada, Prancis, Jerman, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat, serta diikuti oleh Uni Eropa.

Forum ini menjadi ajang strategis untuk membahas isu-isu global seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas keuangan, perubahan iklim, dan dinamika geopolitik.

Baca Juga: Jantung dan Dehidrasi Jadi Penyebab Utama Wafatnya 175 Jemaah Haji Indonesia

Dalam pernyataan resmi yang dirilis laman Sekretariat Kabinet RI, disebutkan bahwa undangan kepada Indonesia sebagai tamu kehormatan mencerminkan pengakuan terhadap peran strategis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik serta kontribusinya terhadap stabilitas dan kerja sama global. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X