Keluarga Christiano Tarigan Minta Maaf atas Kecelakaan yang Tewaskan Mahasiswa UGM, Argo Ericko

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 3 Juni 2025 | 07:16 WIB
Ayah Christiano Pengarapenta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.  (Youtube @SetiaBudiTariganOfficial)
Ayah Christiano Pengarapenta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. (Youtube @SetiaBudiTariganOfficial)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Keluarga Christiano Pengarapenta Pengidahan Tarigan akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas insiden kecelakaan yang menewaskan mahasiswa Fakultas Hukum UGM, Argo Ericko Achfandhi.

Kecelakaan tragis itu terjadi pada Sabtu, 24 Mei 2025, di Jalan Palagan, Sleman, Yogyakarta.

Baca Juga: Kabar Gembira bagi PNS dan TNI hingga Pensiunan, Gaji ke-13 Cair Juni, Pemerintah Tambah Stimulus Ekonomi Nasional

Permintaan maaf disampaikan secara terbuka oleh ayah Christiano, Budi Tarigan, melalui kanal YouTube pribadinya, @SetiaBudiTariganOfficial, pada Minggu, 1 Juni 2025.

“Pertama-tama saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena baru saat ini memberikan penjelasan,” ujar Budi dalam video tersebut.

Ia menjelaskan bahwa penundaan permintaan maaf dilakukan karena menghormati masa berkabung keluarga korban, serta mempertimbangkan kondisi psikologis Christiano yang masih mengalami trauma dan sedang dalam pendampingan hukum.

“Izinkan kami menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada Ibu Melina dan seluruh keluarga atas kepergian ananda Argo. Kami sama sekali tidak mengharapkan kejadian ini terjadi,” ungkapnya.

Baca Juga: Absen Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Dapat Perpanjangan Kontrak di Ipswich Town

Kronologi Kecelakaan

Insiden bermula saat sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B 3373 PCB yang dikendarai Argo melaju dari arah selatan ke utara di jalur kiri.

Sesampainya di lokasi kejadian, Argo diduga hendak memutar balik arah ke selatan.

Pada saat yang sama, dari jalur kanan melaju sebuah BMW dengan kecepatan tinggi yang dikemudikan oleh Christiano.

Karena jarak terlalu dekat dan diduga tak sempat mengerem, tabrakan pun tak terhindarkan.

Motor yang dikendarai Argo terpental akibat benturan, sementara mobil BMW oleng dan menabrak mobil Honda CR-V bernomor polisi AB 1623 JR yang tengah terparkir di pinggir jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, Argo meninggal dunia di tempat kejadian. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X