Khusus untuk rumah yang rusak berat, pemerintah berkomitmen melakukan pembangunan ulang.
"Rumah yang rusak parah akan kita robohkan, dan Pemprov akan bangun kembali yang baru. Yang rusak ringan akan kita perbaiki," ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian, bantuan awal berupa uang duka telah disalurkan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat.
“Tadi juga sudah kami serahkan uang duka kepada korban gempa yang rumahnya rusak,” tambahnya.
Selain kerusakan material, gempa juga menyebabkan beberapa warga mengalami luka-luka.
Namun hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa.
"Korban meninggal dunia tidak ada, tapi ada yang mengalami luka-luka. Tim tanggap darurat masih bekerja untuk memastikan keselamatan warga dan mendata kerugian serta kebutuhan di lapangan," jelas Helmi. ***
Artikel Terkait
Gempa Dangkal M 4.0 Guncang Soreang Bandung, Getaran Dirasakan Hingga Garut!
Gempa Bumi Tektonik M=2.2 Guncang Sosok Sanggau di Kalbar, Warga Diimbau Tetap Tenang
Tangani Korban Gempa di Kabupaten Bandung, IDI Turunkan 40 Dokter dan Perawat
Mengintip Peta Geologi dan Aktivitas Sesar Aktif di Gorontalo, Bencana Gempa Membayangi Warga Pesisir dan Lereng Gunung
Gempa Bumi Tektonik Guncang Kendawangan, Ketapang, Berikut Penjelasan BMKG
Gempa Dahsyat 8,2 M Guncang Myanmar, Getaran Terasa hingga Thailand dan China