PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menyoroti tingginya gengsi dan beban biaya dalam pendidikan dokter spesialis (PPDS) di Indonesia.
Menurut Budi, program PPDS umumnya diikuti oleh kalangan ekonomi atas, karena selama masa pendidikan yang berlangsung sekitar empat tahun, para residen—sebutan untuk calon dokter spesialis—tidak mendapatkan penghasilan.
Baca Juga: Para Kardinal Sepakat Konklaf Pemilihan Paus Baru Dimulai 7 Mei 2025, Ternyata Begini Alasannya
“Peserta PPDS biasanya sudah berkeluarga, sebelumnya bekerja sebagai dokter, dan memiliki pemasukan,” ujar Budi dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Selasa, 29 April 2025.
“Ketika memutuskan menjadi dokter spesialis, mereka harus berhenti bekerja, melamar ke fakultas kedokteran, dan belajar selama empat tahun tanpa pendapatan,” tambahnya.
Menkes menilai kondisi ini menjadi alasan mengapa mayoritas dokter spesialis berasal dari keluarga mampu.
Baca Juga: Kaka Slank Kenang Perjuangan Bunda Iffet dalam Menyelamatkan Mereka dari Narkoba
Biaya hidup selama pendidikan serta kebutuhan lainnya kerap menjadi beban berat bagi mereka yang berasal dari kelas menengah ke bawah.
“Kalau bukan orang kaya, akan sulit bertahan. Sulit untuk bisa hidup selama masa pendidikan,” jelasnya.
Namun demikian, Budi menyebutkan bahwa sistem baru Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) kini memungkinkan peserta PPDS menerima Bantuan Biaya Hidup (BBH).
Baca Juga: Yamaha XMAX 2025 Hadirkan Fitur Baru, Bikin Makin Canggih dan Nyaman
Jumlah bantuan tersebut bervariasi tergantung jenjang dan lokasi pendidikan.
“Kalau mereka berasal dari luar kota, sekarang ada bantuan meski tidak besar. Tapi setidaknya bisa membantu mereka bertahan,” pungkasnya. ***
Artikel Terkait
Aurelie Moeremans Resmi Menikah dengan Dokter Kretek Tyler Bigenho, Simak Cerita di Balik Hubungan Mereka dan Begini Profilnya
Informasi Lengkap RS Kartika Husada Pontianak, Begini Profil, Fasilitas, dan Jadwal Dokter
Dokter Richard Lee Berhenti Review Skincare Abal-abal, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Era AI Makin Gencar, Bill Gates Ramalkan Dokter dan Guru Terancam Hilang Dalam 10 Tahun ke Depan
Dokter Asal Kalbar Ini Bius Korban Lalu Perkosa, Kasus di RSHS Ini Gegerkan Publik
Dokter Residen di Bandung Diduga Bius dan Cabuli Keluarga Pasien, Lakukan Aksi Bejat di Lantai 7 Dikeluarkan Unpad dan Dilarang Praktik Seumur Hidup