Ia hanya sesekali pulang, biasanya saat Idulfitri.
Kini, setelah puluhan tahun setia menjaga puncak, Mbok Yem telah pulang untuk selamanya.
Ia memilih menutup perjalanannya dengan kembali ke pelukan keluarga—meninggalkan warung kecilnya yang penuh kenangan di atap Gunung Lawu. ***
Artikel Terkait
Tips! 10 Peralatan Camping yang Wajib Kamu Bawa saat Mendaki Gunung
Tips Memilih Ransel untuk Mendaki Gunung. Jangan Sampai Salah, Bisa Fatal untuk Kesehatan Kamu
Jam Tangan Seiko yang Cocok untuk Kegiatan Outdoor, Beserta Harganya. Ada yang Cocok untuk Menyelam hingga Mendaki Gunung
Smartwatch yang Cocok untuk Aktivitas Mendaki Gunung, Beserta Harganya
Detik-detik Menegangkan, Evakuasi Pendaki di Kawah Candradimuka Gunung Lawu, Begini Kondisi Hikmal saat Ini
SBY Menggambar Senja di Gunung Lawu di Pestapora, Begini kata AHY tentang Ayahnya