“Ramadan bukan hanya sekedar hubungan vertikal. Tapi juga tentang kasih sayang kepada sesama. Sebab seorang muslim sejati tidak hanya bercermin kepada Tuhan. Tetapi juga kepada manusia dan lingkungan sekitarnya,” pesan Menag.
Baca Juga: Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap, Kronologi Munculnya Titik Api hingga Dampaknya pada Suplai BBM
“Ramadan mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya pada apa yang kita genggam, tetapi pada apa yang kita lepaskan, seberapa tulus yang kita bagikan. Ramadan telah datang, mari kita sambut dengan cinta. Penuhi dengan ibadah dan jadikan setiap detik sebagai perjalanan menuju cahaya. Selamat menunaikan ibadah di bulan Ramadan, Marhaban ya Ramadan,” tutup Menag.
Artikel Terkait
Apakah Boleh Puasa Asyura Tanpa Puasa Tasua 2023 ? Kami Lengkapi Dengan Niat Puasa Tasua dan Niat Puasa Asyura
Apa itu Puasa Tasua dan Asyura ? Umat Islam Wajib Paham Sejarahnya
Bolehkah Puasa Asyura di Hari Jumat Saja Tanggal 28 Juli 2023 Karena Tidak Puasa Tasua ?
Persikabo Kalah 2-3 dari PSIS Semarang, Melanjutkan Puasa Kemenangan Dalam 10 Kali Pertandingan
Uskup Agustinus Bersama Para Tokoh Agama dan Pemerintah Provinsi Bersatu dalam Komitmen dalam Bulan Puasa
Sejarah dan Pro-Kontra Pembelajaran Ramadan, Ternyata Libur Puasa Sudah Ada Sejak Zaman Penjajahan, Simak Penjelasannya!