Ibunya Pingsan dan Terbentur Kepalanya saat Sidang Perdana, Agus Difabel Menangis Histeris

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 18 Januari 2025 | 07:05 WIB
Potret Agus Difabel disuapi oleh ibunya sebelum kasus pelecehan seksual. (Tiktok @paseksanyseni)
Potret Agus Difabel disuapi oleh ibunya sebelum kasus pelecehan seksual. (Tiktok @paseksanyseni)

PONTIANAKGLOBE.COM, MATARAM -- I Wayan Agus Suartama, yang dikenal sebagai Agus Difabel, menjalani sidang perdana atas kasus pelecehan seksual di Pengadilan Negeri (PN) Mataram pada Kamis, 16 Januari 2025.

Namun, suasana persidangan berubah dramatis saat ibunya, Ni Gusti Ayu Ari Padni, pingsan setelah melihat putranya dihadapkan sebagai terdakwa.

Baca Juga: Shin Tae-yong Tinggalkan Timnas Indonesia, Ini 3 Pesan Menyentuhnya untuk Fans Garuda

Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit karena kepala terbentur saat terjatuh.

Setelah sidang selesai, Ari Padni terjatuh di area taman PN Mataram saat Agus memasuki mobil tahanan menuju Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuripan, Lombok Barat.

Kepalanya terbentur lantai dan mengeluarkan darah.

Humas PN Mataram, Lalu Mohammad Sandi Iramaya, mengonfirmasi bahwa Ari Padni segera dibawa ke RS Bhayangkara yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi kejadian untuk mendapatkan perawatan medis.

Agus tak kuasa menahan tangis setelah sidang selesai.

Ia menangis histeris dan berteriak "Ndak mau..." saat hendak dibawa ke Lapas.

Orang tuanya mencoba menenangkannya dengan pelukan.

Baca Juga: Film Pengantin Setan Tayang, Erika Carlina Cerita Belajar Islam demi Totalitas Peran

Ketika mobil tahanan hendak menutup pintu, ayah Agus berusaha melindungi wajah anaknya dari sorotan kamera dengan kantong plastik.

“Hati-hati sayang, ya,” ujar sang ayah sembari melambaikan tangan.

Namun, momen mengharukan berubah menjadi panik ketika ibunda Agus pingsan di depan pengadilan.

Agus berteriak dan menangis, sementara ayahnya meminta pertolongan karena melihat darah mengalir dari kepala istrinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X