4. Siswa SD di Jakarta: "Makanan Ini untuk Nenek"
Cerita serupa terjadi di SD Cideng, Jakarta Pusat, pada 19 Agustus 2024.
Baca Juga: Sigap! Warga Dobrak Pintu Rumah yang Terbakar di Sungai Raya
Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi, terharu mendengar seorang siswa memilih membawa pulang makanan MBG untuk neneknya.
"Saya tanya, kenapa kamu tidak mau makan? Jawabnya, 'Saya mau bawa makanannya untuk nenek.' Itu sangat menyentuh," ujar Heru.
Sebagai respons, Heru memberikan satu kotak tambahan agar siswa tersebut tetap bisa makan di sekolah bersama teman-temannya.
"Kami pastikan siswa tersebut mendapat cukup makanan, termasuk untuk keluarganya," tandas Heru.
Refleksi dan Harapan
Kisah-kisah ini menjadi pengingat bahwa meski program MBG mampu menyediakan makanan bergizi untuk anak-anak, banyak keluarga Indonesia masih menghadapi kemiskinan ekstrem.
Dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk memastikan program ini tidak hanya memberi manfaat jangka pendek, tetapi juga membantu mengatasi akar permasalahan kemiskinan. ***
Artikel Terkait
Hari Pertama Makan Bergizi Gratis di Boyolali, Orang Tua Puas Anak Makan Bersama di Sekolah
Hari Pertama Makan Bergizi Gratis di Boyolali, Orang Tua Puas Anak Makan Bersama di Sekolah
Pesan Cinta Siswa SD untuk Prabowo di Hari Pertama Program Makan Bergizi Gratis di Makassar
Program Makan Bergizi Gratis di Kendari Masih Pakai Uang Pribadi Prabowo. Begini Penjelasannya
Siswa SD Susukan Beri Pantun untuk Prabowo di Acara Makan Bergizi Gratis
Program Makan Bergizi Gratis Ternyata Tanpa Susu, Begini Penjelasan Istana