Jumlah penerima manfaat juga terus bertambah setiap hari, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan peserta didik dari PAUD hingga SMA.
Baca Juga: PSSI Siapkan Patrick Kluivert Sebagai Pengganti Shin Tae-yong, Begini Rekam Jejaknya
"Menu makanan disesuaikan dengan kebutuhan kalori setiap kelompok usia. Untuk anak SMP dan SMA, kebutuhan kalorinya sekitar 600 kalori, sedangkan untuk PAUD hingga kelas 3 SD sekitar 300 kalori," kata Hasan.
Protokol Ketat di Dapur MBG
Hasan memastikan bahwa standar operasional prosedur (SOP) dapur MBG telah dijalankan dengan baik.
Kebersihan menjadi prioritas utama, dengan protokol seperti penggunaan penutup rambut, masker, dan penggantian alas kaki. Kompartemen dapur juga diatur rapi sesuai standar.
Meskipun penggunaan dana pribadi Prabowo di Kendari sempat menjadi sorotan, Hasan menegaskan bahwa hal ini tidak akan menghambat pelaksanaan program.
Pemerintah berkomitmen untuk memperluas cakupan MBG ke seluruh Indonesia sesuai kesiapan daerah masing-masing.
"Program ini adalah komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat, khususnya anak-anak, mendapatkan asupan gizi yang cukup dan sehat," ujar Hasan.
Keberhasilan program ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan gizi yang lebih baik. ***
Artikel Terkait
Kenangan Pemain Garuda Bersama Shin Tae-yong, Dari Operasi Bahu Ernando hingga Dorongan Mental Rizky Ridho
Shin Tae-yong Tinggalkan Timnas Garuda, Naik 46 Peringkat, Akankah Pelatih Baru Lebih Baik?
Rahasia Taktik Tajam Kluivert, Siapkan Timnas Indonesia untuk Piala Dunia 2026
Shin Tae-yong Dipecat, Ungkapan Kekesalan Anak hingga Firasat yang Terungkap
Shin Tae-yong Didatangkan Era Iwan Bule Dipecat Erick Thohir, Begini Tanggapan Eks Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan
Musibah Kebakaran di Sandai Ketapang, Pasangan Baru Menikah Kehilangan Semua Harta