Program Makan Bergizi Gratis di Kendari Masih Pakai Uang Pribadi Prabowo. Begini Penjelasannya

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 8 Januari 2025 | 06:05 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto.  (dok. istagram.com)
Presiden RI, Prabowo Subianto. (dok. istagram.com)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi dimulai pada Senin, 6 Januari 2025.

Namun, perhatian publik tertuju pada Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, karena program tersebut masih dijalankan menggunakan dana pribadi Presiden Prabowo.

Baca Juga: Pemecatan PSSI terhadap STY Viral di Medsos, Penerjemah Jeje Bagikan Postingan 'Lelaki Tidak Bercerita' hingga Reaksi Blak-blakan Justin Hubner

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menjelaskan bahwa penggunaan dana pribadi Presiden Prabowo di Kendari berkaitan dengan proses transisi anggaran.

Hasan mengungkapkan bahwa alokasi APBN sebesar Rp71 triliun untuk program MBG 2025 belum sepenuhnya digunakan di beberapa daerah, termasuk Kendari.

"Yang di Kendari masih menggunakan sisa anggaran uji coba yang sebelumnya digulirkan oleh Pak Prabowo sebelum beliau menjabat sebagai Presiden," ujar Hasan pada Senin, 6 Januari 2025.

Baca Juga: Kabar Mengejutkan, Patrick Kluivert Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia, Van Gaal Jadi Direktur Olahraga, Begini Sejarah Kerjasama Keduanya

Menurut Hasan, dana uji coba yang sudah tersedia sejak sebelum masa kepresidenan Prabowo digunakan untuk memastikan program tetap berjalan meski belum tersambung dengan anggaran utama dari APBN.

Hasan menambahkan bahwa setelah anggaran uji coba habis, dapur MBG di Kendari akan mulai memanfaatkan dana dari APBN.

Nantinya, Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengoordinasikan distribusi dana ke seluruh wilayah untuk mendukung pelaksanaan program ini.

"Setelah itu, mereka akan menggunakan dana dari APBN sebesar Rp71 triliun yang sudah dialokasikan," jelas Hasan.

Baca Juga: Fabrizio Romano Konfirmasi Patrick Kluivert Menjadi Pelatih Timnas Indonesia, Apa Kata Erick Thohir?

Cakupan Program MBG

Program MBG telah dimulai di 26 provinsi, termasuk Aceh, Jawa, Sulawesi Barat, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, dan Papua Selatan.

Pada tahap awal, 190 dapur MBG telah beroperasi, dengan target mencapai 937 dapur hingga akhir 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X