Pidato Prabowo di KTT Mesir, Kritik Isu HAM dan Seruan Dukungan Nyata untuk Palestina

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 20 Desember 2024 | 16:26 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menyerukan pentingnya persatuan dan kerja sama antarnegara Muslim dalam pidatonya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-11 di Mesir, Jumat, 20 Desember 2024. (Dok.Pontianak Globe)
Presiden RI Prabowo Subianto menyerukan pentingnya persatuan dan kerja sama antarnegara Muslim dalam pidatonya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-11 di Mesir, Jumat, 20 Desember 2024. (Dok.Pontianak Globe)

“Indonesia akan berusaha semaksimal mungkin, dengan cara apa pun yang bisa kita lakukan. Saya mendorong persatuan dan kerja sama,” tegasnya.

Baca Juga: Diskon Listrik 50 Persen untuk Pelanggan PLN, Ini Cara Mendapatkannya!

Komitmen Prabowo terhadap kemerdekaan Palestina juga sejalan dengan pernyataannya saat pelantikan sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024.

Mengutip Pembukaan UUD 1945, Prabowo menegaskan sikap Indonesia terhadap penjajahan.

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” ucap Prabowo dalam pidatonya di hadapan ratusan anggota MPR dan kepala negara sahabat.

Baca Juga: Berpidato di KTT D-8 2024, Prabowo Soroti Pentingnya Ekonomi Biru dan Persatuan dalam Bela Palestina

Sebelumnya, Prabowo juga pernah menyampaikan kritik tajam terhadap bangsa-bangsa yang kerap menyoroti HAM dan demokrasi tetapi bersikap diam terhadap tragedi di Gaza.

“Ada bangsa tertentu yang selalu mengajarkan kita tentang HAM dan demokrasi, tetapi ketika ribuan anak dan ibu-ibu di Gaza dibantai, dibunuh, dibom, mereka diam,” ujar Prabowo saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan dalam orasi ilmiah di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, pada 29 Februari 2024.

Dalam pidato tersebut, Prabowo menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda Indonesia yang cerdas dan tangguh agar bangsa Indonesia menjadi mandiri dan tidak bergantung pada negara lain.

“Kita butuh anak-anak muda yang cerdas, pintar, dan tangguh sebagai calon pemimpin bangsa. Mereka yang akan membawa Indonesia ke arah kemandirian,” tutup Prabowo. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X