Rincian Konflik Donasi Agus Salim: Penyiraman Air Keras hingga Dugaan Penyelewengan Rp1,5 Miliar

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 2 Desember 2024 | 08:30 WIB
Agus Salim tengah disorot dalam masalah donasi (Foto: Gorajuara/ Tangkap layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo)
Agus Salim tengah disorot dalam masalah donasi (Foto: Gorajuara/ Tangkap layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo)

PONTIANAKGLOBE, JAKARTA -- Kasus donasi untuk Agus Salim, korban penyiraman air keras, kini menjadi sorotan publik.

Penggalangan dana yang diinisiasi oleh Pratiwi Noviyanthi (Novi) dan didukung oleh Denny Sumargo awalnya bertujuan mulia namun berujung pada konflik panjang.

Baca Juga: Sutarmidji Ucapkan Selamat kepada Ria Norsan-Krisantus, Harapan untuk Kalbar yang Lebih Maju

Berikut kronologi lengkap kasus tersebut.

Pada 1 September 2024, Agus Salim menjadi korban penyiraman air keras yang membuatnya kehilangan sebagian penglihatannya.

Kisah Agus viral di media sosial, mendorong Novi—seorang YouTuber aktif dalam kegiatan sosial—untuk menggalang dana demi pengobatan Agus.

Kampanye ini didukung oleh Denny Sumargo melalui kanal YouTube-nya, Curhat Bang.

Baca Juga: 65 Rumah Warga Terendam Banjir di Kelurahan Terusan Mempawah, Lurah Imbau Warga Waspada

Upaya ini berhasil mengumpulkan Rp1,5 miliar, dengan harapan dana tersebut dapat membantu Agus menjalani perawatan medis.

Konflik Penggunaan Dana

Setelah dana terkumpul, muncul perselisihan terkait penggunaannya.

Novi merasa dana belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk pengobatan Agus, sementara Agus bersikeras bahwa dana tersebut merupakan haknya karena masuk ke rekening pribadinya.

Baca Juga: Jembatan Kayu Penghubung Kecamatan Sandai Rusak, Warga Gotong Royong Perbaiki

Ketegangan meningkat hingga Agus melaporkan Novi ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik.

Mediasi yang digelar pada 26 November 2024 di Jakarta Selatan gagal setelah Novi walk out karena meminta Denny Sumargo dilibatkan dalam kesepakatan damai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X