PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Bandar narkoba kelas kakap Fredy Pratama masih menjadi buruan utama Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Hingga kini, jaringan narkoba internasional yang melibatkan Fredy terus diselidiki, meskipun ia disebut-sebut masih aktif mengendalikan peredaran narkoba lintas negara.
Baca Juga: 38 Ribu Pil Ekstasi Disita, Korem 121/ABW Hancurkan Mimpi Para Bandar Narkoba
Pada Mei 2023 lalu, Bareskrim berhasil membongkar jaringan yang dikendalikan Fredy.
Dari 408 laporan polisi, sebanyak 39 dari total 884 tersangka berhasil ditangkap. Namun, Fredy sendiri hingga kini belum berhasil diamankan.
Terkini, Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipdnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mukti Juharsa, mengonfirmasi bahwa Fredy masih aktif mengirim narkoba ke wilayah Indonesia dan Malaysia.
"Dia (Fredy Pratama) masih aktif mengirim barang-barang ke Malaysia dan Indonesia," ujar Mukti kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, 28 November 2024.
Mukti menjelaskan bahwa pihaknya terus menyelidiki jaringan narkoba Fredy yang dikenal licin sejak kabur dari Indonesia pada 2014.
Baca Juga: Terbongkar! Identitas Pemasok Narkoba Virgoun Diketahui, Polisi Langsung Melakukan Pengejaran
"Jaringan Fredy Pratama sudah kita temukan sebelumnya. Subdit III berhasil mengamankan barang bukti 25 kilogram. Data ini terus diperbarui, dan kami tetap memantau pergerakannya," tegas Mukti.
Bareskrim Polri juga bekerja sama dengan Siasat Jenayah Narkotik Polis Diraja Malaysia (JSJN PDRM) untuk menelusuri jaringan Fredy.
Kerja sama ini meliputi pengawasan, penangkapan buronan, hingga penutupan jalur masuk narkoba.
Jalur Masuk Narkoba Indonesia-Malaysia
Menurut Mukti, salah satu fokus Bareskrim adalah memutus jalur peredaran narkoba antara Indonesia dan Malaysia.
"Kami bersama JSJN PDRM sepakat menutup semua jalur masuk narkoba, terutama di wilayah Sumatera dan Kalimantan," jelas Mukti.
Artikel Terkait
Aktor Andrew Andika Tertangkap Narkoba, Hasil Tes Urine Mengagetkan
Andrew Andika Terjerat Narkoba, Tengku Dewi Putri Tetap Ngotot Lanjutkan Proses Cerai
Tujuh Desk Baru Dibentuk Menko Polkam, Fokus pada Pemberantasan Narkoba hingga Keamanan Siber
Prabowo Tekankan Empat Isu Krusial dalam Sidang Kabinet: Perangi J*di Online, Narkoba, Penyelundupan, dan Korupsi
BNN Bengkayang dan Mahasiswa KKN Institut Shanti Bhuana Sosialisasikan Bahaya Narkoba di SMA Negeri 2 Teriak
Operasi Pemberantasan Narkoba, Polda Kalbar Musnahkan 11 Kg Sabu dari Kampung Beting