Rekam Jejak Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut adalah sosok berpengalaman dengan latar belakang militer dan pemerintahan.
Ia mengawali kariernya di TNI pada 1970 dan mengakhiri dinasnya pada 1999 sebagai Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad).
Setelah pensiun dari militer, Luhut langsung terjun ke pemerintahan.
Jabatan pertamanya adalah Duta Besar Indonesia untuk Singapura pada 1999-2000.
Kariernya semakin cemerlang ketika menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan di era Presiden Abdurrahman Wahid.
Baca Juga: Angel Karamoy Ungkap Alasan Belum Menikah Lagi Setelah 9 Tahun Menjanda
Di bawah pemerintahan Joko Widodo, Luhut memegang berbagai jabatan strategis.
Mulai dari Kepala Staf Kepresidenan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, hingga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Ia juga memimpin berbagai lembaga dan komite penting, seperti Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Koordinator PPKM Jawa-Bali, dan Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Pengalaman panjang ini menjadikan Luhut sebagai salah satu tokoh senior yang kembali diberi peran penting dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. ***
Artikel Terkait
Wah! Keponakan Luhut dan JK Bergabung Resmi dalam Tim Kampanye Prabowo-Gibran
Kondisi Terkini Luhut Pandjaitan di Singapura: Olahraga Rutin dan Ternyata Terima Kunjungan Utusan Joe Biden
Menantu Luhut Binsar Pandjaitan, Letjen Maruli Simanjuntak Dilantik Sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dan Naik Pangkat Jadi Jenderal TNI
Tangisan Haru Luhut Binsar Pandjaitan Saat Menghadiri Pelantikan Menantunya Sebagai KASAD
Setelah Hadiri Pelantikan KSAD, Luhut Akan Kembali ke Singapura untuk Perawatan Lanjutan
Pasca Tonton Debat Capres Keempat, Luhut Binsar Pandjaitan Angkat Bicara dan Soroti Soal Nikel, Statement-nya Bikin Keringat Dingin