Terungkap! Survei Litbang Kompas, Transisi Pemerintahan Prabowo Jadi Faktor Utama Kepercayaan Publik

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 19 Oktober 2024 | 21:03 WIB
Keakraban antara Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan tampak jelas usai pertemuan tertutup mereka di Ankara, Turki, pada Selasa, 30 Juli 2024. (Dok. Pontianak Globe)
Keakraban antara Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan tampak jelas usai pertemuan tertutup mereka di Ankara, Turki, pada Selasa, 30 Juli 2024. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Hasil survei Litbang Kompas pada September 2024 menunjukkan bahwa salah satu faktor utama yang meningkatkan keyakinan publik terhadap pemerintahan baru Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka adalah langkah cepat dan strategis Prabowo dalam menyiapkan transisi pemerintahan.

Dalam survei tersebut, Litbang Kompas mencatat bahwa citra positif Prabowo berada di angka 84,1 persen.

Baca Juga: Sederet Pemimpin Dunia Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran, Mulai dari Wapres China hingga Sultan Brunei

Angka ini merata diungkapkan oleh responden dari berbagai latar belakang, baik laki-laki maupun perempuan, serta dari semua lapisan ekonomi, mulai dari kalangan bawah, menengah, hingga atas. Dukungan ini juga datang dari kelompok berpendidikan rendah hingga tinggi.

“Gerak cepat dalam persiapan transisi pemerintahan menjadi salah satu faktor penting yang meningkatkan keyakinan publik. Kepemimpinan Prabowo-Gibran bergerak taktis dengan membentuk Tim Gugus Sinkronisasi Prabowo-Gibran pada akhir Mei 2024,” tulis Litbang Kompas dalam publikasi risetnya yang dirilis pada 19 Oktober 2024.

Tim Sinkronisasi ini dibentuk untuk mempersiapkan proses transisi pemerintahan dengan melakukan sinkronisasi program antara pemerintahan Prabowo dan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Platform Digital Dukung Jurnalisme Berkualitas, TikTok dan Meta Siap Berkolaborasi dengan Komite sebagai Amanat Perpres 32 Tahun 2024

Beberapa anggota tim bahkan bergabung dengan kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin demi memastikan kesinambungan pembangunan nasional.

Selain itu, survei ini juga menyoroti faktor lain yang menumbuhkan keyakinan publik, yakni pendekatan manajemen pemerintahan berbasis perencanaan yang diterapkan oleh Prabowo dalam menyusun kabinetnya.

Tiga hari sebelum pelantikan, Prabowo telah mengumpulkan para calon menteri untuk menerima pembekalan.

“Langkah ini tidak hanya membangun soliditas kabinet, tetapi juga menunjukkan keseriusan Prabowo-Gibran dalam menyiapkan strategi pembangunan,” catat Litbang Kompas.

Baca Juga: BRI dan BPJS Kesehatan Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Nasional

Para calon menteri yang mengikuti pembekalan tersebut memberikan kesan positif mereka.

Salah satunya adalah Amran Sulaiman, calon menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran, yang mengapresiasi materi pembekalan yang mencakup geopolitik, ekonomi, dan pertumbuhan ekonomi.

“Pembekalan ini luar biasa. Kami diajari tentang geopolitik, ekonomi, GDP, dan lain-lain. Yang terpenting, Prabowo membentuk tim yang solid untuk mewujudkan gagasan-gagasannya. Beliau sangat visioner,” ungkap Amran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Litbang Kompas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X