Prabowo Siapkan Kabinet untuk Transisi Mulus, Fokus pada Hilirisasi

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 18 Oktober 2024 | 15:46 WIB
Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, memberikan arahan kepada sejumlah calon Wakil Menteri (Wamen) di Hambalang, Bogor, Kamis, 17 Oktober 2024. (Dok. Pontianak Globe)
Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, memberikan arahan kepada sejumlah calon Wakil Menteri (Wamen) di Hambalang, Bogor, Kamis, 17 Oktober 2024. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, BOGOR -- Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, memberikan arahan kepada sejumlah calon Wakil Menteri (Wamen) di Hambalang, Bogor, Kamis, 17 Oktober 2024.

Arahan ini bertujuan memastikan transisi pemerintahan dari Jokowi ke Prabowo berjalan mulus dan kabinet segera bekerja maksimal.

Baca Juga: Mengapa Harga 15K Artinya Rp 15.000? Begini Alasan Penggunaan 'K'

Aminuddin Ma'ruf, mantan Staf Khusus Presiden Jokowi, menyebut bahwa kabinet Prabowo-Gibran akan langsung tancap gas setelah pelantikan pada 20 Oktober 2024.

Fokus utama Prabowo adalah melanjutkan program hilirisasi dan industrialisasi yang telah dimulai oleh pemerintahan Jokowi.

Baca Juga: Pesta Rakyat, 13 Panggung Hiburan akan Meriahkan Pelantikan Prabowo-Gibran di Jakarta pada 20 Oktober 2024

"Pak Prabowo berkomitmen untuk meneruskan hilirisasi dan industrialisasi di semua sektor sebagai langkah untuk menjadikan Indonesia negara besar," ujar Aminuddin.

Prabowo juga menekankan pentingnya menjawab tantangan global di bidang pertahanan, keamanan, teknologi, dan ekonomi agar Indonesia bisa sejajar dengan negara maju.

Baca Juga: Banjir Menerjang Desa Lintang Batang di Sungai Ambawang, Antrean Kendaraan Capai 5 Kilometer

Menurut Aminuddin, Prabowo menjelaskan secara rinci kekuatan dan kelemahan Indonesia serta perbandingannya dengan negara lain.

"Beliau ingin kelebihan Indonesia terus dikembangkan, sedangkan kelemahan harus segera diatasi," tambahnya.

Sementara itu, mantan Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyoroti pentingnya menyamakan frekuensi di antara anggota kabinet yang berasal dari latar belakang beragam.

Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Anak di Bawah Umur, Polresta Pontianak Ungkap Kronologi Tragis di Balik Tuduhan Pencurian

"Frekuensi dan perspektif harus sama untuk mencapai tujuan pemerintahan yang efektif," kata Bima.

Pembekalan ini, menurut Bima, menjadi langkah penting dalam mempersiapkan transisi pemerintahan agar seluruh anggota kabinet memahami program dan target pemerintah ke depan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X