PONTIANAKGLOBE.COM. JAKARTA -- Presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto, mengingatkan bahwa situasi global saat ini berada dalam kondisi yang sangat rawan.
Ia menilai, kondisi tersebut diperburuk oleh beberapa pemimpin dunia yang dianggapnya tidak bijak dalam mengambil keputusan.
Baca Juga: BRI Dorong Pemerataan Ekonomi di 62 Ribu Desa dengan AgenBRILink yang Mencapai 1 Juta
"Keadaan dunia saat ini sangat rawan. Ada pemimpin-pemimpin dunia yang, menurut saya, menunjukkan sikap-sikap yang kurang arif," ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam pembukaan 'Forum Sinergitas Legislator PKB' di Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2024.
Prabowo menyoroti bagaimana sejumlah negara cenderung memaksakan kehendak mereka tanpa mempertimbangkan pentingnya toleransi dan rasa saling menghormati, yang seharusnya menjadi dasar dalam menciptakan harmoni global.
"Kita memerlukan kearifan, suasana yang saling menghormati, bukan sikap saling memaksakan kehendak. Namun, saat ini ada bangsa-bangsa yang ingin memaksakan kehendaknya sendiri," jelasnya.
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, khususnya antara Israel dan Iran, yang menurutnya membawa dampak tragis bagi rakyat sipil.
"Kita melihat di depan mata kita, setiap malam ada rakyat tak berdosa, ibu-ibu, dan anak-anak yang dibantai dan dibom. Korban bukan hanya sedikit, tetapi sudah mencapai ratusan ribu jiwa," tegasnya.
Prabowo juga menambahkan bahwa situasi semakin memanas dengan adanya ancaman Israel untuk menyerang Iran, dan pernyataan Iran yang menyatakan kesiapan untuk melakukan serangan balasan secara besar-besaran.
Meskipun demikian, Prabowo menekankan bahwa Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang relatif damai.
Baca Juga: Kisah Tragis Maria, Terjebak Perdagangan Manusia Bermodus Lowongan Kerja di Medsos
Hal ini, menurutnya, patut disyukuri, terutama karena berbagai elemen masyarakat dan partai politik tetap menjaga ruang dialog dan kerja sama.
"Kita patut bersyukur bahwa di Indonesia kita bisa menghormati perbedaan. Meskipun ada perbedaan, kita tetap bisa berkumpul dan bekerja sama," ujar Prabowo.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa meskipun PKB mendukung kandidat lain dalam pemilu yang lalu, partai tersebut akan tetap bersama-sama membangun bangsa ini.
Artikel Terkait
Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin Mendesak RUU PPRT Segera Disahkan
PKB Masih Meraba-raba Cawapres Pendamping Prabowo: Gibran, Erick Thohir, atau Yusril?
Nasdem dan PKB Resmi Bergabung, Begini Kata Prabowo Menjawab Kemungkinan Parpol Lain Bergabung
Perjalanan Politik Budiman Sudjatmiko, Lawan Orba, Gabung PDI-P Pindah ke Gerindra, Kini Menteri yang akan Atasi Kemiskinan di Era Prabowo
Daftar Lengkap Tokoh Politisi dan Publik Figur yang Temui Prabowo di Kertanegara
3 Tokoh Dayak di Lingkaran Kekuasaan dari Bos Intelijen hingga Wakil Menteri. Bagaimana Peluangnya di Era Prabowo Subianto?