Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menegaskan bahwa Israel berhak membela diri dan mengutuk serangan Iran.
Baca Juga: iPhone 16 Terancam Tak Masuk Pasar Indonesia, Ini Penyebabnya
Yordania juga ikut menembak jatuh rudal Iran yang melintasi langitnya pada Selasa malam.
Direktorat Keamanan Publik Yordania mengkonfirmasi bahwa Angkatan Udara Kerajaan Yordania dan sistem pertahanan udara mereka merespons serangan tersebut.
Juru bicara pemerintah Yordania menekankan bahwa tindakan tersebut merupakan upaya untuk melindungi kedaulatan negara.
Baca Juga: Pulau Hantu, Film Horor Terbaru Taskya Namya Tayang 10 Oktober 2024, Begini Sinopsis-nya
Namun, sikap Yordania ini memicu kemarahan di kalangan masyarakat setempat, dengan beberapa warga mempertanyakan keputusan tersebut.
Tulisan ini menjadi bagian dari fokus pada peristiwa di mana Iran kembali menyerang Israel dengan ratusan rudal balistik dan hipersonik, menembus pertahanan udara Israel pada Rabu, 2 Oktober 2024 waktu setempat. ***
Artikel Terkait
Jika Iran Perang Lawan Israel, Siapa yang akan Menang? Begini Kekuatan Militer dan Teknologi Kedua Negara
Hassan Nasrallah Tewas, Begini Cara Israel Melacak dan Membunuh Pemimpin Hizbullah Itu
Iran Hentikan Serangan ke Israel, Tapi Israel Siap Membalas dengan Kekuatan Penuh
Yordania Tembak Jatuh Rudal Iran ke Israel, Warga Protes Keras
Israel Siapkan Serangan Balasan, Targetkan Fasilitas Nuklir dan Kilang Minyak Iran
Serangan Drone Israel Hantam Pangkalan Militer Rusia di Suriah