Siapa Hashem Safieddine? Calon Pemimpin Hizbullah setelah Kehilangan Nasrallah

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 29 September 2024 | 08:00 WIB
Hashem Safieddine, Sepupu Hassan Nasrallah, yang diprediksi akan memimpin Hizbullah.
Hashem Safieddine, Sepupu Hassan Nasrallah, yang diprediksi akan memimpin Hizbullah.

PONTIANAKGLOBE.COM, IRAN -- Pembunuhan pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, dalam serangan udara Israel di pinggiran Beirut baru-baru ini telah menyoroti sosok yang dianggap sebagai pewarisnya, Hashem Safieddine.

Kelompok yang didukung Iran ini mengonfirmasi bahwa Nasrallah, yang memimpin selama 32 tahun, tewas dalam serangan tersebut.

Baca Juga: Tragis! Pekerja Telly Tewas Tersapu Swing Crane, Jasadnya Tenggelam di Sungai Kapuas

Kini, Hizbullah menghadapi tantangan besar untuk memilih pemimpin baru setelah mengalami salah satu pukulan terberat dalam 42 tahun sejarahnya.

Berikut beberapa fakta mengenai Safieddine, yang selamat dari serangan Israel menurut sumber di dalam kelompok tersebut.

Sebagai ketua dewan eksekutif, Safieddine bertanggung jawab atas urusan politik Hizbullah.

Ia juga merupakan anggota Dewan Jihad, yang mengelola operasi militer kelompok tersebut.

Baca Juga: Erick Thohir Teken Kesepakatan dengan KNVB Belanda, Fokus Tingkatkan Prestasi Sepak Bola Indonesia

Safieddine adalah sepupu Nasrallah dan, seperti Nasrallah, adalah seorang ulama yang mengenakan sorban hitam sebagai tanda keturunan Nabi Muhammad SAW.

Pada tahun 2017, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengategorikannya sebagai teroris.

Pada bulan Juni, ia mengancam akan melakukan eskalasi besar-besaran terhadap Israel setelah kematian komandan Hizbullah lainnya.

“Biarkan musuh bersiap untuk menangis dan meratap,” ungkapnya di pemakaman.

Baca Juga: Juliette Angela Ungkap Sexy Goath Tak Beri Nafkah Selama Menikah, Kini Ajukan Gugatan Cerai

Pernyataan publik Safieddine sering kali mencerminkan sikap militan Hizbullah dan dukungannya terhadap perjuangan Palestina.

Dalam sebuah acara baru-baru ini di Dahiyeh, markas Hizbullah di pinggiran selatan Beirut, ia menyatakan, “Sejarah kami, senjata kami, dan roket kami ada bersama Anda,” sebagai bentuk solidaritas terhadap pejuang Palestina.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X