PONTIANAKGLOBE.COM, PEMATANGSIANTAR -- Masih ingatkah lagu Sayur Kol?
Ya, bermula dari lagu yang dinyanyikan seorang anak lucu.
Usianya masih di bawah lima tahun, vokalnya pun belum sempurna untuk melafalkan semua huruf.
Namun si bocah viral karena membawakan lagu ringan, riang dan renyah.
Sayur Kol, kisah tentang perjumpaan seorang lelaki dengan seorang ibu, saat mereka berteduh kehujanan kawasan Danau Toba, tepatnya di Siborongborong, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
Kemudian mereka saling bertanya tentang kekerabatan khas Batak, atau martarombo mengenai marga atau klan satu sama lainnya.
Kilas baliknya, inilah lirik lagu Sayur Kol yang dinyanyikan si adik imut itu.
Baca Juga: Ibunda Dokter Aulia Risma Ungkap Perundungan: Putri Saya Dibentak dan Dipaksa Bekerja Tanpa Henti
Lagu Sayur Kol ditulis dan dipopulerkan grup band Pematangsiantar, Punxgoaran.
Waktu abang pergi ke Siborongborong
Datang hujan yang amat deraslah
Terkejut abang terheran-heran
Sebab abang belum pernah ke sana
Untung datang namboru Panjaitan
Martarombo kami di jalan
Di ajaknya aku ke rumah dia
Makan daging a****g dengan sayur kol
Sayur kol, sayur kol
Makan daging a****g dengan sayur kol
Sayur kol, sayur kol
Makan daging a****g dengan sayur kol
Setelah enam tahun berlalu, dengan lagu Sayur Kol yang viral tahun 2018, kini personel Punxgoaran meluncurkan single baru.
Vokalis Punxgoaran, Guido Virdaus Hutagalung, solo karier menyanyikan lagu berjudul Ro Jo Hamu.
Menurut Guido, lagu Ro Jo Hamu dia persembahkan untuk Tano Batak, sebutan untuk manusia, alam dan budaya orang Batak di Sumatera Utara.
Artikel Terkait
San Agustin Luncurkan Lagu ‘KITA SAN AGUSTIN’ untuk Bersama
Fanny Soegi Ungkap Masalah Royalti Lagu 'Asmalibrasi' dengan Soegi Bornean
Agnez Mo Dituduh Langgar Royalti Lagu 'Bilang Saja', Kini Artis Internasional Itu Digugat ke Pengadilan Niaga
Segera Rilis Lagu Baru, Ayu Ting Ting Bantah Rumor Pensiun dari Dunia Dangdut
Setelah Lagu Sayur Kol Siborongborong Viral, Guido Luncurkan Lagu ‘Ro Jo Hamu’
Lirik dan Terjemahan Lagu ‘Ro Jo Hamu’, Terdengar Jeritan Ratap Ibu dan Anak-anak