Saat ini, pihak keluarga telah berusaha menghubungi hotline KBRI Phnom Penh untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait kondisi para korban. Namun, hingga kini, belum ada jawaban yang diberikan.
Kasus penipuan perekrutan tenaga kerja Indonesia di Kamboja ini menjadi peringatan bagi semua pihak tentang pentingnya kehati-hatian dalam mencari pekerjaan di luar negeri. ***
Artikel Terkait
Misi Kemanusiaan dan Spiritualitas Fransiskan: Transformasi dalam Temu INFO JPIC Mengatasi Human Trafficking
Romo Paschal kepada Peserta INFO JPIC di Pontianak: Kita Tak Boleh Diam Terhadap Human Trafficking
Misi Fransiskan dalam Memerangi Ancaman Moderen: Human Trafficking
Mengabdi dengan Gerakan Nyata: Uskup Terpilih Banjarmasin Ajak Bersama Perangi Human Trafficking
INFO JPIC 2023: Gereja Fransiskan Bersatu Hadapi Ancaman Human Trafficking
Mitra dan Kategori Baru Penghargaan Pers Asia: Club Koresponden Thailand dan Taiwan Gabung dengan Arizona State University dan Human Rights Watch