Seorang Kolumnis Amerika Serikat Soroti Kemenangan Prabowo dalam Satu Putaran, Sebut Transisi Kepemimpinan Lancar

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 1 Maret 2024 | 16:44 WIB
Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, saat mengunjungi Langowan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada Senin, 5 Februari 2024. (Dok. Pontianak Globe)
Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, saat mengunjungi Langowan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada Senin, 5 Februari 2024. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM,JAKARTA -- Berdasarkan hasil perhitungan sementara Pemilu 2024, pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, semakin menjauhkan peluang untuk adanya putaran kedua Pilpres 2024 pada bulan Juni mendatang.

Wes Martin, seorang kolumnis di situs berita asal Amerika, Townhall, mengulas hal ini.

Baca Juga: 5 Jam Tangan Seiko yang Cocok untuk Pelaut, Beserta Harga dan Alasan Memilihnya

Wes Martin, seorang pensiunan kolonel yang pernah menjabat sebagai Perwira Senior Antiterorisme pertama untuk semua Pasukan Koalisi di Irak, menulis bahwa potensi kemenangan Prabowo dalam satu putaran merupakan transisi yang lancar dalam pergantian kepemimpinan dari era Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Tantangan Identitas dalam Film ‘Gunung Emas Almayer’ Adaptasi Karya Sastra dari Novelis Polandia Joseph Conrad

Opini yang diterbitkan pada Kamis, 29 Februari 2024 itu juga menyatakan bahwa Pilpres satu putaran di Indonesia akan menghemat waktu dan biaya negara.

Prabowo dinilai berhasil mengikuti jejak keberhasilan dan popularitas Jokowi dalam kontestasi politik, sesuatu yang dianggap sulit untuk dicapai oleh siapa pun.

Baca Juga: Kabupaten Bangkule Rajakng Rencanakan Pisah dari Kabupaten Mempawah dan Landak, Pangalangok Jilah Jadi Ketua Tim Pemekaran

“Dalam 10 tahun terakhir, Indonesia telah menjadi negara demokratis yang dinamis dan sukses,” tulisnya.

Wes Martin juga menyoroti kemenangan Prabowo di negara dengan penduduk ratusan juta jiwa ini, di mana sekitar 50 persen dari populasi adalah Generasi Z (setelah 1996) dan Milenial (setelah 1980).

Generasi ini cenderung memilih Prabowo dibandingkan dengan dua lawan pasangannya, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar; dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Mereka mengapresiasi sikap tegas Prabowo yang akan melanjutkan arah politik Indonesia untuk menjauhkan diri dari pengaruh asing.

Baca Juga: Mengenal Joseph Conrad Novelis Asal Polandia yang Karya-nya Bersentuhan dengan Borneo Abad 19

“Hal ini sangat penting, tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk keamanan global,” ujar Martin.

Martin menyatakan bahwa popularitas kepemimpinan Prabowo seharusnya membuat Amerika Serikat mengakui kemajuan yang telah dicapai oleh rakyat Indonesia dalam memperbaiki negaranya dan menjaga keamanan di kawasan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Townhall.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X