Prabowo Nostalgia Masa Muda di Acara Flashback 80-90an yang Diinisiasi Erick Thohir. Hadir Pasha Ungu, Uya Kuya, Eko Patrio, Rosan Ruslani, hingga AHY

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 22 Januari 2024 | 22:02 WIB
Prabowo Subianto dan Erick Thohir menghadiri acara (Promedia Teknologi Indonesia)
Prabowo Subianto dan Erick Thohir menghadiri acara (Promedia Teknologi Indonesia)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Prabowo Subianto, Calon Presiden nomor urut 2, menghadiri acara yang berjudul "Flashback to the 80s and 90s."

Kegiatan ini diselenggarakan oleh relawan Erick Tohir Alumni Amerika Serikat (ETAS) di sebuah kafe di daerah Senayan, Jakarta Selatan, pada Senin, 22 Januari 2024.

Dalam acara tersebut, Prabowo terlihat menikmati suasana dengan bergoyang bersama peserta acara yang diramaikan oleh musik dari era 80-an.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Kepergok Pakai Jam Tangan Murah Bezel Kayu, Ternyata Ia Juga Punya yang Mewah dan Berkelas, Harganya Ratusan Juta

Sebelumnya, Prabowo memberikan sambutan dan berbincang dalam bahasa Inggris.

Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia terlahir dengan keberagaman yang berlimpah, termasuk agama dan budaya.

Meskipun merupakan lulusan Amerika Serikat, Prabowo menyadari bahwa tidak semua hal dari Amerika dapat diterapkan secara langsung di Indonesia.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya perdamaian untuk mencapai kemakmuran.

Baca Juga: Samsung Galaxy S24 vs iPhone 15: Siapa yang Lebih Unggul?

Dia berbicara tentang kesejahteraan yang tidak mungkin terwujud tanpa perdamaian, dan menegaskan bahwa sebuah negara tidak dapat sejahtera jika tidak dalam keadaan damai.

Dalam suasana santai acara tersebut, Prabowo mengajak masyarakat Indonesia untuk terus bekerja keras menjaga perdamaian.

Dia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua pemimpin Indonesia yang telah mendahuluinya.

Baca Juga: Carlo Ancelotti Bela Wasit saat Bellingham Mencuri Perhatian dalam Kemenangan Comeback Lawan Almeria

Prabowo menambahkan sentuhan nostalgia dengan menyebut rekonsiliasi dengan Jokowi setelah pemilihan presiden tahun 2019.

Dia menekankan pentingnya menang tanpa menyakiti dan menyebut Jokowi sebagai sosok yang berhasil mewujudkannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X