PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Survei Litbang Kompas baru-baru ini mengungkapkan penurunan signifikan dalam elektabilitas calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, yang disebabkan oleh pergeseran dukungan dari pemilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan PDI-P.
Hasil survei menunjukkan bahwa elektabilitas Ganjar yang pada bulan Agustus 2023 mencapai 34,1 persen, kini merosot drastis menjadi hanya 18 persen.
Sementara itu, elektabilitas Prabowo, yang kini didampingi oleh putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, meningkat pesat hingga mencapai 39,7 persen.
Baca Juga: The Boy and the Heron Tundukkan Beyoncé dari Puncak Box Office Amerika
Peneliti Litbang Kompas, Bambang Setiawan, mengungkapkan bahwa perubahan ini terjadi karena pergeseran dukungan dari pemilih PDI-P. Soliditas pemilih PDI-P yang awalnya mendukung Ganjar berkurang dari 60,6 persen pada Agustus 2023 menjadi 40,7 persen pada Desember 2023.
Sementara itu, pemilih PDI-P yang beralih mendukung Prabowo meningkat dari 22,1 persen menjadi 35,1 persen.
Baca Juga: Spesifikasi Suzuki Jimny 5 Pintu yang Telah Muncul di Indonesia
Selain itu, survei juga menunjukkan perubahan sikap pemilih Jokowi atau bekas pemilih Jokowi-Ma'ruf Amin yang awalnya mendukung Ganjar, tetapi kini beralih mendukung Prabowo.
Pada Agustus 2023, 48,1 persen bekas pendukung Jokowi memilih Ganjar, namun pada Desember 2023, mayoritas dari mereka, sebanyak 29,8 persen, beralih mendukung Prabowo.
Baca Juga: 11 Destinasi Terbaik di Asia 2024 Menurut CN Traveler: Apakah Indonesia Termasuk?
Berdasarkan hasil simulasi tiga pasangan calon, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming mendominasi dengan elektabilitas tertinggi, yaitu 39,3 persen.
Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berada di posisi kedua dengan 16,7 persen, sementara Ganjar Pranowo-Mahfud MD menduduki posisi ketiga dengan 15,3 persen.
Sekitar 28,7 persen responden masih belum menentukan pilihan atau merahasiakan pilihan mereka.
Baca Juga: 5 Kedai Kopi di Pontianak yang Harus Dikunjungi
Survei ini dilakukan secara tatap muka pada tanggal 29 November-4 Desember 2023 dan melibatkan 1.364 responden yang dipilih secara acak dari 38 provinsi di Indonesia.
Artikel Terkait
Prabowo Subianto dan Budiman Sudjatmiko Saling Tersenyum Lebar dan Jabat Tangan
Petrus dan Wilson Menilai Deklarasi Prabu, Budiman Sudjatmiko Cuci Dosa Sejarah Prabowo Subianto
Kemungkinan SBY Masuk Tim Pemenangan Dirinya di Pilpres 2024, Prabowo Subianto Malah Kaget dan Segan
Zulhas: PAN Berketetapan Hati Tetap Usulkan Ketum PSSI Erick Thohir Sebagai Cawapres Prabowo Subianto
Hasil Survei Terkini Menunjukkan Hampir 60 Persen Dukung Gibran Jadi Cawapres Prabowo Subianto
Prabowo Subianto Terpancing Tanggapi PDIP yang Sedih Ditinggal Jokowi: Kita Satu Bangsa, Satu Negara
Pasangan Capres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka Tampak Kompak saat Deklarasi Kampanye Pemilu Damai 2024 di KPU, Tebar Senyum ke Pewarta