Dalam dinamika politik, Ganjar meyakini bahwa setiap kader pasti akan mengalami rasa kecewa terhadap pimpinan, tetapi kader yang bijaksana akan memilih untuk berdiskusi atau berdebat daripada meninggalkan partai.
Baca Juga: Honda ADV 160 Mendapat Penyegaran Dengan Pilihan Warna Baru, Harga Dimulai dari Rp 36 Jutaan
Ganjar juga menyadari bahwa suasana politik menjelang Pemilu 2024 sangat panas.
Oleh karena itu, ia berharap agar para kader terus saling mengingatkan demi kepentingan partai.
Baca Juga: Cade Engkakal Nyalakan 1.000 Lilin Di Pemakaman Katolik Sanggau
Dia berharap tidak ada kader yang merasa dendam terhadap keputusan Jokowi, dan semua kader harus fokus pada upaya memenangkan Pemilu 2024.
Ganjar menganggap dinamika dalam partai adalah hal yang wajar dan penting untuk terus berkomunikasi serta bekerja sama dalam menghadapinya. ***
Artikel Terkait
Ganjar-Mahfud Ngopi Bareng Gen Z di M Bloc Jakarta Selatan, Gini Kata Cak Lontong
Putri Gus Dur Yenny Wahid Deklarasikan Dukungan Capres pada Jumat 27 Oktober, Ganjar atau Prabowo?
Hari Ini PSI Deklarasikan Dukungan Capres, Apakah Prabowo, Ganjar atau Anies? Begini Kata Isyana Bagoes Oka
Yenny Wahid Dukung Pasangan Ganjar-Mahfud, Ternyata karena Faktor Ini
Capres Ganjar Pranowo: Banteng Sedih Tapi Enggak Cengeng, Tanggapi Isu Ditinggalkan Jokowi pada Pilpres 2024
Saat Presiden Jokowi Bersantap Siang Bersama Tiga Calon Presiden, Begini Kata Ganjar, Prabowo hingga Anies
Hendropriyono Mengubah Dukungannya Menjadi ke Ganjar-Mahfud
Ketua TPN Arsjad Rasjid Umumkan Tim Pemenangan Muda Ganjar-Mahfud, Fokus pada Generasi Milenial. Penasaran?